Tabrakan Dua Motor di Kedungdung Sampang, Seorang Pengendara Tewas di Lokasi Kejadian

Minggu, 28 Desember 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OLAH TKP. Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Moktesareh, Kedungdung, Sampang. (redaksi ejaberita.co)

OLAH TKP. Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Moktesareh, Kedungdung, Sampang. (redaksi ejaberita.co)

SAMPANG | Peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Moktesareh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, tepatnya di depan Markas Koramil Kedungdung menewaskan satu orang.

Insiden maut ini melibatkan dua kendaraan sepeda motor, yakni Honda Supra dan Honda Mega Pro, pada Sabtu malam sekitar pukul 21.30 WIB. Sabtu (27/12/2025).

Informasinya, dalam insiden maut itu melibatkan empat orang warga setempat, di Ma’un (71) warga Dusun Tarjan, Desa Rabasan, pengendara motor Honda Supra dengan nomor polisi M 6843 PF meninggal di lokasi kejadian.

Saat itu, Ma’un sedang berboncengan dengan istrinya, Nurwati (45). Sementara Honda Mega Pro bernomor Polisi M 5612 NP, dikendarai oleh seorang pemuda bernama Samsul Arifin (19) berboncengan dengan Ahmad Ramadani (17), keduanya merupakan warga Desa Batuporo Timur.

Keterangan Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, ronologi kejadian bermula ketika sepeda motor Honda Supra yang dikendarai Ma’un melaju dari arah selatan menuju utara.

Setibanya di depan Koramil Kedungdung, Ma’un bermaksud merubah arah dengan berbelok ke kanan menuju arah Desa Rabasan.

“Namun secara bersamaan, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Honda Mega Pro yang dikendarai Samsul Arifin dengan kecepatan tinggi. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, Samsul Arifin diduga tidak memiliki ruang yang cukup untuk menghindar atau melakukan pengereman mendadak,” jelasnya.

Akibat benturan keras Ma’un mengalami luka patah tulang yang cukup parah dan dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara istrinya, Nurwati, mengalami luka serius di bagian kepala sehingga harus segera dilarikan ke RSMZ Sampang untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Dua penumpang Honda Mega Pro, Samsul Arifin dan Ahmad Ramadani, dilaporkan mengalami luka-luka di sekujur tubuh mereka. Beruntung nyawa keduanya masih tertolong dan saat ini masih menjalani perawatan medis secara intensif di Puskesmas Kedungdung untuk pemulihan.

“Polisi sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan dan menentukan langkah hukum selanjutnya,” pungkas AKP Eko. (*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru