Surabaya Melahirkan 6.080 Janda Sepanjang 2025

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SURABAYA | Kota Surabaya mencatat 6.080 perkara perceraian sepanjang 2025, angka yang secara langsung menambah ribuan perempuan berstatus janda dalam satu tahun. Data tersebut dihimpun dari Pengadilan Agama (PA) Surabaya.

Dari total perkara itu, 4.469 kasus merupakan cerai gugat yang diajukan istri, meningkat 9,3 persen dibandingkan 2024 yang berjumlah 4.087 perkara. Sementara cerai talak oleh suami tercatat 1.611 kasus, naik 3,5 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 1.557 perkara.

Humas PA Surabaya Abdul Mustofa menyebut, hampir seluruh perkara perceraian yang masuk dikabulkan majelis hakim.

“Hampir 95 persen perkara dikabulkan, sepanjang dalil gugatan dapat dibuktikan atau tergugat tidak hadir dan tidak bisa membantah,” ujar Abdul, Kamis (8/1/2026).

Menurut Abdul, faktor ekonomi menjadi penyebab utama perceraian, disusul perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tekanan ekonomi yang semakin berat membuat banyak rumah tangga tidak mampu bertahan.

“Perekonomian sedang tidak baik-baik saja. Perempuan merasa tidak mendapat nafkah yang cukup, pekerjaan sulit, akhirnya menggugat cerai,” katanya.

Ia menambahkan, sekitar 30 persen gugatan cerai karena ekonomi berkaitan dengan utang pinjaman online, yang kerap memicu konflik berkepanjangan dalam keluarga.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru