Niat Liburan Berakhir Duka, Pemancing asal Surabaya Tewas Terseret Arus di Perairan Bangkalan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pemancing berinisial HS (45), warga Peneleh, Surabaya, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus di area Pulau Karang Jamuang, perairan Bangkalan, Madura, Minggu (14/6/2026).

EJABERITA.CO | Bangkalan – Niat menghabiskan libur akhir pekan dengan memancing berakhir duka. Seorang pemancing asal Kota Surabaya, Jawa Timur, tewas akibat terseret arus saat memancing di area Pulau Karang Jamuang, perairan Bangkalan, Madura, Minggu (14/6/2026).

Korban diketahui berinisial HS (45), warga Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya. Istri korban yang mendapatkan kabar duka tersebut langsung bergegas menuju dermaga di area Sungai Bancaran, Bangkalan.

Tangisnya pecah saat mendapati tubuh suaminya sudah terbujur kaku di atas perahu nelayan. <span;>Bahkan, sang istri sempat histeris dan mencoba memberikan pertolongan pertama dengan menekan dada suaminya, sebelum akhirnya pasrah menerima kenyataan pahit tersebut.

​Menurut salah seorang nelayan Bangkalan, Rahman, korban datang bersama rombongan yang berjumlah delapan orang dengan menyewa kapal nelayan dari daratan Bangkalan.

“Rombongan pemancing ini minta diantar ke Pulau Karang Jamuang. Biasanya kapten kapal menjemput mereka kembali saat hendak pulang,” ujar Rahman, Minggu (14/6/2026).

Namun, tak lama setelah mengantarkan rombongan, kapten kapal menerima telepon darurat yang mengabarkan salah satu pemancing hanyut terbawa arus.

Berdasarkan keterangan rekan korban, sesampainya di pulau, HS langsung memisahkan diri dari rombongan untuk mencari spot memancing. Nahas, korban diduga terpeleset dari karang lalu jatuh ke laut dan langsung terseret arus yang kuat.

​Salah satu rekan korban yang melihat kejadian itu sempat melompat dan berusaha memberikan pertolongan. Namun, kuatnya arus membuat rekan korban ikut terseret, beruntung ia berhasil menyelamatkan diri ke tepian.
“Kami yang mendapatkan informasi itu langsung melapor ke BPBD dan Satpol Airud Polres Bangkalan,” ungkap Rahman.

Petugas gabungan dari Satpol Airud Polres Bangkalan dan BPBD, dibantu nelayan setempat, langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari titik awal tempatnya terjatuh.

Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi korban ke daratan. Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga untuk dipulangkan ke Surabaya.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru