Bakti TNI AD 2026 Resmi Dimulai di Madura, Bangun Jembatan, Rumah Layak Huni hingga Layanan Kesehatan Gratis

Senin, 6 Juli 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan peserta mengikuti upacara pembukaan Bakti TNI AD Tahun 2026 di Alun-Alun Bangkalan, Senin (6/7/2026). Program ini menyasar pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, bantuan sosial, dan pemberdayaan masyarakat di Pulau Madura.

Ratusan peserta mengikuti upacara pembukaan Bakti TNI AD Tahun 2026 di Alun-Alun Bangkalan, Senin (6/7/2026). Program ini menyasar pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, bantuan sosial, dan pemberdayaan masyarakat di Pulau Madura.

BANGKALAN | EJABERITA.CO – Program Bakti TNI Angkatan Darat (AD) Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai dan dipusatkan di Pulau Madura. Pembukaan kegiatan ditandai dengan upacara besar yang digelar di Alun-Alun Bangkalan, Senin (6/7/2026), dengan melibatkan ratusan personel TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Danrem 081, Danrem 082/Citra Panca Yudha Jaya, Danrem 084/Bhaskara Jaya, para bupati se-Madura, Forkopimda, serta jajaran Dandim di wilayah Madura Raya.

Upacara pembukaan berlangsung meriah dengan pelepasan balon merah putih yang menjadi simbol dimulainya pengabdian TNI AD untuk masyarakat selama 60 hari ke depan. Setelah upacara, rangkaian acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni budaya Madura, karnaval budaya, dan musik daul yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menjelaskan bahwa Madura dipilih sebagai pusat pelaksanaan Bakti TNI AD 2026 karena masih memiliki kebutuhan besar dalam percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Banyak desa-desa di Madura yang memerlukan bantuan TNI AD, mulai dari pembangunan sekolah, renovasi rumah tidak layak huni hingga perbaikan infrastruktur jalan yang membutuhkan perhatian khusus,” ujarnya.

Dalam program yang berlangsung selama dua bulan tersebut, TNI AD menyiapkan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Untuk sektor infrastruktur, akan dibangun 52 sumur bor, 33 jembatan, 20 rumah ibadah, serta renovasi 400 rumah tidak layak huni (RTLH). Selain itu, program juga mencakup pembangunan fasilitas MCK, rehabilitasi empat panti asuhan, dan renovasi 12 sekolah.

Sementara di bidang kesehatan dan sosial, Bakti TNI AD 2026 akan menggelar khitanan massal bagi 300 peserta, operasi katarak dan bibir sumbing untuk 313 warga, donor darah dengan target 1.000 kantong darah, bantuan tujuh unit mesin pompa irigasi, penanaman 2.000 pohon trembesi, penyaluran 124 kursi roda, serta pemberian 23 kaki palsu bagi penyandang disabilitas.

“Semoga pengabdian ini menjadi amal jariyah bagi kami semua dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mendukung program ini demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Mayjen Rudy.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut baik pelaksanaan Bakti TNI AD 2026 di Madura. Menurutnya, sejumlah program yang dijalankan TNI AD memiliki kesamaan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya di bidang pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat kepulauan.

“Kami memiliki program pelayanan kesehatan untuk masyarakat kepulauan. Tentu ini dapat disinergikan agar manfaatnya semakin luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Khofifah.

Program Bakti TNI AD 2026 diharapkan menjadi momentum percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Madura melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru