
EJABERITA.CO | SAMPANG – Dampak kemarau panjang yang melanda Kabupaten Sampang, Jawa Timur, kian meluas hingga ke pelosok desa. Krisis air bersih salah satunya dirasakan warga Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, yang harus berjuang memenuhi kebutuhan air harian akibat sumber air mengering.
Kondisi tersebut terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat saat menerima bantuan distribusi air bersih dari Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Madura. Warga rela mengantre panjang sambil membawa wadah penampungan demi mendapatkan pasokan air.
Supiyah, salah seorang warga setempat, mengaku sangat bersyukur atas adanya bantuan tersebut. Ia menceritakan bahwa sumur maupun aliran sungai di desanya sudah lama tak mengalir akibat kemarau yang berkepanjangan.
“Sejak kemarau panjang ini, kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar ibu tiga anak tersebut saat ditemui di lokasi pembagian air.
Hal senada diungkapkan Supriadi. Ia mengapresiasi aksi kepedulian dari DEM Madura karena selama musim kemarau tahun ini, Desa Tlambah belum pernah tersentuh bantuan air bersih dari pihak mana pun.
“Ini pertama kalinya kami menerima bantuan air bersih,” katanya.
Supriadi menambahkan, akibat mengeringnya sungai dan sumur, warga terpaksa membeli air tangki untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga Rp 500.000 hingga Rp 600.000 per tangki. Pasokan tersebut umumnya hanya bertahan selama empat hari untuk satu keluarga.
Sementara itu, Presiden DEM Madura, Abd Syakur, menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan inisiatif bersama untuk merespons banyaknya wilayah di Sampang yang terdampak kekeringan hebat.
“Kami terharu sekaligus bangga melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi menyambut distribusi air bersih ini,” tutur Abd Syakur.
Ia memaparkan, program pendistribusian air bersih ini diinisiasi oleh DEM Madura dengan dukungan dari Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh Nopember (SPPSN) serta Lembaga Dakwah Islam (LDI) PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus. Dalam pelaksanaannya di lapangan, tim dibantu oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Persiapan Az-Zain Cabang Sampang.
Penyaluran bantuan menyasar sejumlah titik rawan air di Desa Talambah dengan total volume mencapai 50.000 liter atau setara lima armada tangki. Penyaluran dilakukan secara bertahap selama dua hari, yakni Selasa dan Rabu (6-7/10/2026).
Syakur berharap pasokan air bersih ini dapat meringankan beban warga, khususnya untuk konsumsi harian dan kebutuhan ibadah.
“Semoga bantuan air bersih ini bermanfaat dan dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” pungkanya. (*)

















Komentar