EJABERITA.CO | Sampang — Puluhan jurnalis di Kabupaten Sampang menyalakan lilin di depan Monumen Kabupaten Sampang, Minggu (13/9/2026) malam. Mereka berkumpul untuk mendoakan lima jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan di kawasan Anak Gunung Krakatau.
Aksi tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus dukungan moral bagi para jurnalis yang hingga kini masih dalam pencarian. Nyala lilin menjadi simbol harapan agar kelima wartawan itu segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.
Dalam perjalanan tersebut, mereka juga bersama tiga awak kapal. Ketiganya yakni Warta selaku kapten kapal, Sukarman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu atau guide. Keberadaan delapan orang tersebut hingga kini masih dalam proses pencarian.
Perwakilan wartawan Kabupaten Sampang, Hanggara Pratama, mengatakan doa bersama itu merupakan bentuk kepedulian sesama insan pers terhadap musibah yang menimpa rekan-rekan mereka.
“Kami di Sampang turut prihatin dan merasakan duka atas peristiwa ini. Doa bersama ini adalah bentuk solidaritas kami kepada rekan-rekan jurnalis yang sedang dalam pencarian,” ujar Hanggara.
Menurutnya, pekerjaan jurnalistik memiliki risiko karena wartawan harus turun langsung ke lapangan untuk mencari informasi dan memastikan fakta yang kemudian disampaikan kepada masyarakat.
Hanggara berharap seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dapat mengerahkan kemampuan terbaik sehingga para jurnalis dan awak kapal segera ditemukan.
“Kami berharap mereka semua segera ditemukan dalam keadaan selamat. Semoga tim pencarian diberikan kemudahan dan seluruh keluarga yang menunggu diberi kekuatan,” katanya.
Ia menegaskan solidaritas wartawan tidak dibatasi wilayah maupun organisasi. Musibah yang menimpa jurnalis saat menjalankan tugas, kata dia, menjadi keprihatinan seluruh insan pers.
“Kami tidak ingin hanya berdiam diri. Lilin yang kami nyalakan malam ini menjadi simbol bahwa harapan itu tetap ada. Semoga kabar baik segera datang dan rekan-rekan kami bisa kembali dengan selamat,” tuturnya.
Usai doa bersama, puluhan wartawan Sampang melanjutkan aksi dengan membagikan nasi kotak kepada pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lampu merah dekat lokasi kegiatan.
Aksi tersebut sekaligus menjadi bentuk sedekah dan ajakan kepada masyarakat untuk ikut mendoakan lima jurnalis serta tiga awak kapal yang masih dalam pencarian.
Di tengah ketidakpastian, para wartawan Sampang memilih menjaga harapan tetap menyala. Mereka berharap operasi pencarian segera membuahkan kabar baik dan seluruh jurnalis serta awak kapal dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat.(*)
Penulis : Fadil
Editor : Arfa













Komentar