Sampang Luncurkan ULD-PB: Inklusi Disabilitas Menjadi Syarat Baru Penanggulangan Bencan

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz memberikan pemaparan dalam kegiatan peresmian ULD-PB di Aula Disnaker, Rabu (10/12/2025). (Ist)

Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz memberikan pemaparan dalam kegiatan peresmian ULD-PB di Aula Disnaker, Rabu (10/12/2025). (Ist)

SAMPANG |   Pemerintah Kabupaten Sampang meresmikan Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD-PB), sebuah langkah yang menandai perubahan paradigma dalam penanganan kebencanaan di daerah. Pemerintah menegaskan bahwa inklusi disabilitas kini menjadi fondasi dalam setiap tahap mitigasi, kesiapsiagaan, hingga respons bencana.

Peresmian yang berlangsung di Aula Disnaker pada itu dipimpin Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz. Menurutnya, kehadiran ULD-PB menjadi bukti bahwa penanggulangan bencana sudah tidak lagi dipandang sebagai urusan teknis semata, melainkan juga persoalan keadilan dan kesetaraan layanan publik.

“Ini adalah langkah inovatif dan transformatif bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan kerja kolektif, termasuk peran serta saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” kata Mahfudz. Rabu, (10/12/2025)

Ia menegaskan penyandang disabilitas berhak atas perlindungan yang sama, akses layanan yang adil, serta pelibatan penuh dalam proses pengambilan keputusan terkait kebencanaan. Di tengah masih adanya ancaman banjir dan risiko hidrometeorologi di Kabupaten Sampang, pendekatan inklusif ini dinilai menjadi kebutuhan mendesak.

“Sampang belum sepenuhnya bebas dari ancaman banjir dan bencana lain. Karena itu, penguatan kapasitas dan koordinasi adalah keharusan,” ujarnya.

BPBD Sampang: Tonggak Penting Layanan Kebencanaan yang Setara

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sampang, Ahmed Basori, menyebut pengukuhan ULD-PB sebagai tonggak baru dalam memastikan bahwa layanan kebencanaan semakin ramah bagi seluruh warga, termasuk kelompok rentan.

“BPBD Sampang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Dengan adanya ULD-PB, kami ingin memastikan penyandang disabilitas mendapatkan akses, perlindungan, dan pendampingan yang setara dalam setiap fase penanggulangan bencana,” ujarnya.

Basori juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak pendukung, terutama ULD-PB Jawa Timur dan program Siap Siaga, yang turut mendorong terwujudnya layanan inklusif di daerah.

“Sinergi ini harus menjadi budaya kerja ke depan,” pungkasnya. (Fad/Ady)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru