EJABERITA.CO | Bangkalan – Menjelang pelantikan Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Bangkalan periode 2025–2030, panitia terus mematangkan persiapan. Agenda yang akan digelar pada 19 April 2026 di Pendopo Agung Bangkalan ini diproyeksikan menjadi momentum strategis dalam memperkuat pendidikan keagamaan berbasis Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT).
Mengusung tema “Membangun Sinergi antar Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Keagamaan di Era Digitalisasi”, Ketua Umum FKDT Bangkalan, Mahsus, S.Pd., menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan arah gerak organisasi ke depan.
“Tema ini kami rancang sebagai peta jalan FKDT. MDT tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, harus ada sinergi yang nyata, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, tantangan MDT saat ini tidak hanya pada kualitas pembelajaran, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“Era digital tidak bisa dihindari. Jika MDT tidak siap, maka akan tertinggal. Namun adaptasi itu tidak boleh menghilangkan ruh pendidikan keagamaan. Di sinilah pentingnya keseimbangan,” tegasnya.
Mahsus menambahkan, sinergi antar MDT harus diwujudkan dalam langkah konkret, mulai dari penguatan kurikulum, peningkatan kapasitas tenaga pengajar, hingga pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.
“Kita ingin ada kolaborasi antar MDT, saling berbagi metode dan pengalaman. Dengan sinergi, mutu pendidikan keagamaan bisa kita dorong naik bersama-sama,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal 1 FKDT Bangkalan, Mahrus Ali ZH, memastikan seluruh panitia bekerja maksimal demi menyukseskan pelantikan tersebut.
“Persiapan kami lakukan secara bertahap dan terstruktur. Kami ingin pelantikan ini tidak hanya sukses secara acara, tetapi juga memberi dampak nyata bagi penguatan organisasi,” katanya.
Ia menegaskan, pelantikan ini menjadi titik awal konsolidasi besar FKDT Bangkalan dalam menyatukan visi dan gerak organisasi hingga tingkat bawah.
“Ini bukan sekadar pelantikan, tapi momentum konsolidasi. Setelah ini, kita harus bergerak lebih cepat dan terarah,” ujarnya.
Hingga saat ini, progres persiapan telah mencapai sekitar 50 persen dan terus dikebut menjelang hari pelaksanaan.
“Alhamdulillah, progres sudah 50 persen. Kami terus memantau setiap lini, mulai dari teknis acara, undangan, hingga kesiapan tempat,” jelasnya.
Panitia juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pengurus DPAC FKDT Bangkalan. Hasilnya, seluruh DPAC menyatakan kesiapan untuk hadir dan berpartisipasi.
“Semua DPAC siap hadir. Ini menunjukkan soliditas FKDT Bangkalan cukup kuat,” tambahnya.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, panitia optimistis pelantikan DPC FKDT Bangkalan periode 2025–2030 akan berjalan sukses dan menjadi titik awal penguatan peran MDT di era digital.
“Target kami sederhana, pelantikan berjalan lancar dan FKDT Bangkalan benar-benar bergerak nyata, tidak hanya di atas kertas,” pungkasnya.(*)
Penulis : Moh Syaiful
Editor : Arfa
















