Prioritaskan Warga KTP Lama, Pemkot Surabaya Buka Ribuan Peluang Kerja hingga Pasar Ekspor

Senin, 6 April 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan pencari kerja memadati bursa kerja. (ilustrasi)

Ribuan pencari kerja memadati bursa kerja. (ilustrasi)

EJABERITA.CO | Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tancap gas menekan angka pengangguran dengan strategi yang tak biasa. Tak hanya membuka ribuan lowongan kerja, pemkot juga menghubungkan tenaga kerja lokal langsung ke pasar ekspor—dengan satu penegasan: warga ber-KTP Surabaya lama jadi prioritas utama.

Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan, warga Surabaya harus menjadi tuan rumah di kotanya sendiri, terutama dalam urusan pekerjaan.

“Orang Surabaya harus kerja. Saya utamakan yang KTP lama,” tegasnya, Senin (6/4/2026).

Langkah konkret langsung digerakkan. Pemkot menggandeng sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeca) untuk membuka peluang kerja sekaligus melibatkan warga dalam rantai pasok industri. Kini, kebutuhan bahan pangan seperti sayur hingga produk lainnya mulai dipenuhi dari dalam kota.

Bukan hanya itu, generasi muda juga disiapkan lewat pelatihan khusus agar mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Di sisi lain, Pemkot menggelar Surabaya Job Fair dengan lebih dari 1.000 lowongan kerja. Menariknya, sebagian peluang tidak hanya untuk pasar lokal, tetapi juga terhubung langsung dengan pasar global.

Menurut Eri, kebutuhan tenaga kerja di sektor ekspor masih sangat besar. Karena itu, anak muda diharapkan tak hanya siap kerja, tetapi juga siap bersaing di level internasional.

Upaya besar ini dikemas dalam Surabaya Industrial & Labour (SIL) Festival yang digelar pada 7–8 April 2026. Festival ini menjadi ajang kolaborasi antara industri, tenaga kerja, dan pasar ekspor dalam satu panggung besar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, mengungkapkan bahwa banyak produk lokal sebenarnya sudah layak menembus pasar ekspor. Namun, masih ada tantangan pada kualitas kemasan dan kemampuan komunikasi, terutama bahasa Inggris.

“Ini yang kami perkuat. Produk kita sudah bagus, tinggal penyajiannya yang ditingkatkan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan wawancara kerja di Balai Pemuda Surabaya pada 7 April, lalu berlanjut ke Grand City Surabaya pada 8 April bagi peserta yang lolos seleksi awal.

Tak hanya inklusif, peluang kerja juga dibuka bagi penyandang disabilitas, mulai dari daksa ringan hingga rungu wicara dan Down syndrome.

Yang tak kalah menarik, forum ekspor dalam festival ini akan mempertemukan pelaku industri lokal dengan buyer dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Brunei Darussalam, Pakistan, Oman, Hong Kong, dan Singapura.

“Kalau buyer bertemu dengan pelaku industri, dampaknya langsung terasa: produksi naik, dan lapangan kerja ikut terbuka,” jelas Hebi.

Dengan strategi ini, Pemkot Surabaya tak sekadar membuka lowongan kerja, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang saling terhubung—dari warga lokal, industri, hingga pasar global.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru