Rapat Penting Jadi Ajang Tidur, Sekda Bangkalan Kepergok Terlelap, OPD Tak Serius

Selasa, 7 April 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Bangkalan, Ismet Efendi, tertangkap kamera dalam kondisi tertidur saat rapat resmi.

Sekretaris Daerah Bangkalan, Ismet Efendi, tertangkap kamera dalam kondisi tertidur saat rapat resmi.

EJABERITA.CO | Bangkalan — Sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan menjadi sorotan publik. Mereka kedapatan tidak fokus saat mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Bangkalan, Senin (6/4/2026).

Rapat yang membahas penyampaian Nota Jawaban Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 itu justru diwarnai pemandangan tak elok. Beberapa pejabat tinggi daerah terlihat tertidur, sementara lainnya asyik bermain ponsel saat forum resmi berlangsung.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan, Ismet Efendi, yang tertangkap kamera tengah tertidur di tengah jalannya rapat. Selain itu, sejumlah pejabat OPD lainnya juga tampak tidak menyimak jalannya pembahasan karena sibuk dengan gawai masing-masing.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyayangkan sikap bawahannya. Ia menegaskan bahwa kehadiran dalam forum resmi bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan administratif.

“Kegiatan ini harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya secara moral tetapi juga secara hukum,” ujar Lukman, Selasa (7/4/2026).

Ia juga menegaskan akan memberikan sanksi kepada pejabat yang terbukti tidak serius mengikuti rapat. Menurutnya, rapat paripurna merupakan momentum penting yang berkaitan langsung dengan keberlanjutan kinerja pemerintahan.

“Tidak bagus dan tidak beretika kalau tidur sewaktu rapat,” tegasnya.

Senada, Ketua Komisi I DPRD Bangkalan, Fadhur Rosi, menilai perilaku tersebut berpotensi berdampak pada kualitas jalannya pemerintahan. Ia menekankan bahwa OPD merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan kebijakan daerah.

“Kalau dalam forum penting seperti ini saja tidak fokus, bagaimana kebijakan bisa dijalankan dengan baik,” ujarnya.

Fadhur juga mengimbau agar pejabat yang dalam kondisi kurang sehat sebaiknya menunjuk perwakilan untuk menghadiri rapat. Ia menegaskan, rapat paripurna adalah forum strategis untuk pengambilan keputusan, bukan tempat untuk beristirahat.

Peristiwa ini pun memicu sorotan publik dan menjadi catatan serius terkait disiplin serta etika pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru