Sampang Jadi Pusat Perhatian Nasional, Prabowo Luncurkan Program Jalan Daerah Terbesar 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah sepanjang 1.151 kilometer di 37 provinsi secara simbolis di ruas jalan Desa Batu Poro Barat, Kecamatan Kedungdung–Desa Lar-Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Selasa (23/6/2026). Peresmian ini menandai komitmen pemerintah memperkuat konektivitas daerah untuk mendukung swasembada pangan, energi, dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah sepanjang 1.151 kilometer di 37 provinsi secara simbolis di ruas jalan Desa Batu Poro Barat, Kecamatan Kedungdung–Desa Lar-Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Selasa (23/6/2026). Peresmian ini menandai komitmen pemerintah memperkuat konektivitas daerah untuk mendukung swasembada pangan, energi, dan pertumbuhan ekonomi nasional.

EJABERITA.CO | SAMPANG – Kabupaten Sampang, Madura, menjadi sorotan nasional setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memilih daerah tersebut sebagai lokasi peresmian Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025 yang telah membangun jalan sepanjang 1.151 kilometer di 37 provinsi di Indonesia.

Peresmian yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026) itu dipusatkan di ruas jalan penghubung Desa Batu Poro Barat, Kecamatan Kedungdung, dengan Desa Lar-Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Pemerintah menilai pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung mengikuti rangkaian acara peresmian yang diawali dengan laporan Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, terkait capaian pembangunan jalan daerah di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa jalan merupakan infrastruktur vital yang menjadi urat nadi perekonomian rakyat. Menurutnya, keberadaan jalan yang baik akan memperlancar distribusi barang dan jasa serta mempercepat pergerakan hasil produksi masyarakat menuju pasar.

“Bismillahirrahmanirrahim, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, dengan ini saya resmikan Instruksi Presiden Tahun 2025 Jalan Daerah sepanjang 1.151 kilometer di seluruh Indonesia,” ujar Prabowo.

Presiden menilai pembangunan jalan memiliki peran penting dalam menekan biaya logistik yang selama ini menjadi tantangan bagi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah yang sangat luas dan kondisi geografis yang beragam.

Menurutnya, biaya distribusi dapat ditekan apabila konektivitas antara kawasan produksi, sentra pertanian, perikanan, perkebunan, hingga kawasan permukiman masyarakat terhubung melalui jaringan jalan yang memadai.

“Melalui jalan-jalan ini, hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan, dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar, pusat distribusi, kawasan industri, dan sebaliknya,” kata Prabowo.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh wilayah Indonesia mendapatkan akses pembangunan yang merata. Ia tidak ingin ada daerah yang tertinggal hanya karena keterbatasan infrastruktur transportasi.

“Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus menurunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya, serta Bupati Sampang Slamet Junaidi.

Usai meresmikan program jalan daerah di Sampang, Presiden melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Bangkalan untuk menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama Tahun 2026 di Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil.

Dipilihnya Sampang sebagai lokasi peresmian program nasional tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Madura. Selain menunjukkan pentingnya posisi strategis Madura dalam pembangunan nasional, momentum ini juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur hingga ke daerah-daerah yang menjadi pusat produksi pangan dan energi.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Lapak Pasar Tambelangan Terbakar, Damkar Sampang Akui Armada Terbatas
Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo: Hilirisasi Nyata, Ekonomi Jawa Timur Kian Kokoh
Hari Santri Nasional, Kades Pangelean Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Moh. Syukur: Santri Bukan Sekadar Penjaga Tradisi, tetapi Penggerak Indonesia Emas
Siswa MIS Ar-Raudlah Langkap Raih Emas di Kompetisi Sains Internasional Malaysia
Lilin Menyala di Sampang, Doa Mengiringi Pencarian Lima Jurnalis di Anak Krakatau
60 Kabupaten, Satu Lapangan: Cerita PKDI Cup II 2026
Tani Merdeka Indonesia Gelar Aksi Damai, Dukung Program Pemerintah Prabowo

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Tiga Lapak Pasar Tambelangan Terbakar, Damkar Sampang Akui Armada Terbatas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo: Hilirisasi Nyata, Ekonomi Jawa Timur Kian Kokoh

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Hari Santri Nasional, Kades Pangelean Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Moh. Syukur: Santri Bukan Sekadar Penjaga Tradisi, tetapi Penggerak Indonesia Emas

Kamis, 24 September 2026 - 12:11 WIB

Siswa MIS Ar-Raudlah Langkap Raih Emas di Kompetisi Sains Internasional Malaysia

Berita Terbaru