Truk Tebu Terguling di Gumitir, Jalur Jember–Banyuwangi Lumpuh Sementara

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Truk bermuatan tebu terguling di Jalur Gumitir, Jember, saat pengemudi mengganti ban yang kempes. Muatan tebu berserakan hingga menutup sebagian badan jalan dan menyebabkan kemacetan dari arah Jember maupun Banyuwangi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Truk bermuatan tebu terguling di Jalur Gumitir, Jember, saat pengemudi mengganti ban yang kempes. Muatan tebu berserakan hingga menutup sebagian badan jalan dan menyebabkan kemacetan dari arah Jember maupun Banyuwangi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

EJABERITA.CO | JEMBER – Jalur nasional penghubung Kabupaten Jember dan Banyuwangi sempat mengalami kemacetan panjang setelah sebuah truk bermuatan tebu terguling di kawasan Jalur Gumitir, tepatnya di Dusun Curah Damar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Selasa (9/6/2026) malam.

Peristiwa itu terjadi saat truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi P 8335 UR yang dikemudikan Mohamad Ali Hasan tengah berhenti untuk mengganti ban yang mengalami kempes. Namun nahas, saat proses penggantian berlangsung, kendaraan justru roboh dan terguling hingga menumpahkan seluruh muatan tebu ke badan jalan.

Akibatnya, sebagian ruas jalan nasional tertutup tumpukan tebu dan badan truk sehingga arus lalu lintas dari arah Jember maupun Banyuwangi tersendat. Kendaraan hanya bisa melintas secara bergantian di satu jalur yang masih dapat digunakan.

Kapolsek Sempolan, Iptu Wawan Sugianto, menjelaskan insiden bermula ketika truk yang melaju dari arah Jember menuju Banyuwangi mengalami masalah pada ban belakang kanan.

“Pengemudi kemudian menepikan kendaraan ke bahu jalan untuk mengganti ban. Saat proses mendongkrak berlangsung, dongkrak tiba-tiba terlepas sehingga truk kehilangan keseimbangan dan terguling ke sisi kanan jalan,” jelasnya.

Tumpahan tebu yang berserakan membuat petugas harus melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup jalan guna menghindari kemacetan yang lebih parah.

Sejumlah relawan, warga sekitar, dan pengemudi truk yang melintas turut membantu proses pembersihan muatan yang menutupi jalan. Upaya gotong royong tersebut mempercepat pembukaan akses bagi kendaraan yang sempat terjebak antrean panjang.

Salah seorang relawan Gumitir, Wiji, mengatakan kondisi lalu lintas sempat padat dari dua arah karena jalan tertutup muatan tebu.

“Banyak sopir dan warga yang langsung turun tangan membantu meminggirkan tebu agar kendaraan bisa kembali melintas,” ujarnya.

Setelah sebagian besar muatan berhasil dipindahkan, arus kendaraan berangsur normal meski masih diberlakukan sistem buka tutup hingga proses evakuasi selesai.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Polisi mengimbau para pengemudi agar lebih berhati-hati saat melakukan perbaikan kendaraan di kawasan Jalur Gumitir yang dikenal memiliki banyak tikungan tajam dan tanjakan curam.

Petugas bersama pekerja pemindahan muatan masih melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan seluruh badan jalan kembali bersih dan aman dilalui pengguna jalan.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Lapak Pasar Tambelangan Terbakar, Damkar Sampang Akui Armada Terbatas
Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo: Hilirisasi Nyata, Ekonomi Jawa Timur Kian Kokoh
Hari Santri Nasional, Kades Pangelean Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Moh. Syukur: Santri Bukan Sekadar Penjaga Tradisi, tetapi Penggerak Indonesia Emas
Siswa MIS Ar-Raudlah Langkap Raih Emas di Kompetisi Sains Internasional Malaysia
Lilin Menyala di Sampang, Doa Mengiringi Pencarian Lima Jurnalis di Anak Krakatau
60 Kabupaten, Satu Lapangan: Cerita PKDI Cup II 2026
Tani Merdeka Indonesia Gelar Aksi Damai, Dukung Program Pemerintah Prabowo

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Tiga Lapak Pasar Tambelangan Terbakar, Damkar Sampang Akui Armada Terbatas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo: Hilirisasi Nyata, Ekonomi Jawa Timur Kian Kokoh

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Hari Santri Nasional, Kades Pangelean Ajak Generasi Muda Rawat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Moh. Syukur: Santri Bukan Sekadar Penjaga Tradisi, tetapi Penggerak Indonesia Emas

Kamis, 24 September 2026 - 12:11 WIB

Siswa MIS Ar-Raudlah Langkap Raih Emas di Kompetisi Sains Internasional Malaysia

Berita Terbaru