EJABERITA.CO | Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar rapat khusus pengurus harian secara hybrid, Senin (4/5/2026), di Jakarta. Rapat dipimpin langsung oleh Akhmad Munir dan diikuti sejumlah pengurus baik secara luring maupun daring.
Sejumlah pengurus yang hadir di antaranya Zulkifli Gani Ottoh, Mirza Zulhadi, Anrico Pasaribu, Marthen Selamet Susanto, Marah Sakti Siregar, Kadirah, Mercys Charles Loho, serta Achmad Rizal. Sementara pengurus lainnya mengikuti rapat secara daring.
Agenda utama rapat diawali dengan penyerahan naskah final Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) oleh tim penyelaras kepada Ketua Umum. Penyerahan dilakukan oleh Anrico Pasaribu dan Marah Sakti Siregar sebagai bentuk rampungnya proses penyelarasan dokumen penting organisasi.
Anrico Pasaribu menjelaskan, naskah tersebut merupakan hasil penyelarasan menyeluruh berdasarkan keputusan Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI 2026 yang telah disepakati melalui musyawarah mufakat.
“Seluruh proses penyelarasan telah selesai dan naskah final ini siap menjadi pedoman organisasi untuk disosialisasikan ke seluruh daerah,” ujarnya.
Ketua Umum Akhmad Munir mengapresiasi kinerja tim penyelaras dan menegaskan pentingnya tahapan implementasi di seluruh tingkatan organisasi.
“Ini pondasi penting bagi penguatan organisasi. Selanjutnya harus segera disosialisasikan agar dipahami dan dijalankan secara konsisten,” tegasnya.
Selain membahas regulasi, rapat juga menyoroti penguatan transformasi digital organisasi. Salah satunya melalui optimalisasi website resmi PWI Pusat yang telah dikembangkan dan dinyatakan siap digunakan.
Dalam forum tersebut, pengurus juga menyepakati pembentukan tim penanggung jawab website beserta susunan keredaksiannya. Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan pengelolaan konten berjalan profesional, terstruktur, dan berkelanjutan.
Tak hanya itu, PWI Pusat juga tengah menyiapkan platform podcast yang akan terintegrasi dengan website resmi organisasi. Kehadiran podcast ini diharapkan menjadi kanal baru dalam memperluas distribusi konten jurnalistik, diskusi isu-isu pers, serta edukasi media kepada publik.
Ke depan, website dan podcast tersebut akan menjadi bagian dari ekosistem digital PWI dalam mendukung publikasi kegiatan organisasi, penguatan database, hingga pengembangan kemitraan dengan berbagai pihak.
Dengan sejumlah keputusan strategis tersebut, PWI Pusat menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola internal sekaligus mendorong modernisasi platform komunikasi dan informasi di era digital.(*)
Editor : Arfa

















Komentar