EJABERITA.CO | Bangkalan – Himpunan Mahasiswa Bangkalan (HIMABA) menggelar kegiatan Masa Keakraban (Makrab) 2026 sebagai upaya memperkuat solidaritas dan kebersamaan antaranggota.
Kegiatan bertema “Ngembangaghi Rampak Naong kaangghuy arabet HIMABA” ini berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 April 2026, di kawasan Taman Labuhan Mangrove.
Puluhan mahasiswa Bangkalan dari berbagai perguruan tinggi turut ambil bagian, baik anggota lama maupun mahasiswa baru. Sejak hari pertama, suasana hangat dan penuh keakraban sudah terasa melalui beragam rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mempererat hubungan antarpeserta.
Ketua Umum HIMABA, Muhammad Amin Ma’mun, menegaskan bahwa Makrab bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis dalam membangun fondasi organisasi yang kuat.
“Makrab ini bukan hanya soal berkumpul, tetapi bagaimana kita membangun rasa memiliki terhadap HIMABA. Loyalitas dan kebersamaan harus tumbuh dari sini,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Ia menekankan, HIMABA harus menjadi rumah bersama bagi seluruh mahasiswa Bangkalan—ruang untuk berproses, bertumbuh, dan saling menguatkan tanpa sekat.
“Saya ingin HIMABA ini menjadi keluarga. Tidak ada perbedaan, semua punya peran untuk membesarkan organisasi ini,” tegasnya.
Menurutnya, pemilihan lokasi di kawasan mangrove memberikan nilai filosofis tersendiri. Selain menghadirkan suasana alami, lingkungan tersebut juga mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan dan kebersamaan.
“Di alam seperti ini kita belajar bahwa kebersamaan harus dirawat. Jika tidak dijaga, akan hilang. Begitu juga organisasi,” tambahnya.
Ketum HIMABA juga mengaku bangga dengan antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung.
“Saya melihat energi positif yang luar biasa. Ini harus terus dijaga meski Makrab telah selesai,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Makrab 2026, Rahman Maulana, menyebut kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang perkenalan, tetapi juga ruang pembentukan karakter anggota.
“Makrab kami rancang untuk membangun kedekatan emosional. Dari sini diharapkan lahir rasa memiliki yang kuat terhadap HIMABA,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan dikemas dengan pendekatan kekeluargaan agar peserta merasa nyaman dan aktif terlibat.
“Kami ingin semua merasakan bahwa HIMABA adalah rumah bersama. Tidak ada yang merasa asing,” ujarnya.
Rahman juga menekankan pentingnya loyalitas dalam berorganisasi yang harus dibangun sejak awal.
“Loyalitas tidak muncul tiba-tiba, tapi melalui proses. Makrab ini adalah bagian dari proses tersebut,” tegasnya.
Selama kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda seperti sesi perkenalan, diskusi organisasi, penguatan nilai-nilai HIMABA, hingga kegiatan kebersamaan yang menciptakan suasana hangat.
Ia berharap semangat yang terbangun tidak berhenti pada kegiatan ini saja.
“Makrab ini adalah awal, bukan akhir. Setelah ini, kita harus lebih aktif, peduli, dan bertanggung jawab terhadap HIMABA,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya Makrab HIMABA 2026, diharapkan seluruh anggota semakin solid serta memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap organisasi, sehingga mampu menjadi wadah kuat bagi mahasiswa Bangkalan dalam mengembangkan potensi dan mempererat persatuan.(*)
Editor : Arfa
















