Pertama di Bangkalan, Dinas KBP3A Bangkalan Luncurkan Desa Ramah Perempuan dan Perlindungan Anak di Arosbaya

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: Launching Desa Ramah Perempuan dan Perlindungan Anak (DRPPA) di Kecamatan Arosbaya

Keterangan foto: Launching Desa Ramah Perempuan dan Perlindungan Anak (DRPPA) di Kecamatan Arosbaya

BANGKALAN | Kecamatan Arosbaya jadi wilayah pertama di Kabupaten Bangkalan dalam pencanangan program Desa Ramah Perempuan dan Perlindungan Anak (DRPPA).

Program yang digagas Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Bangkalan tersebut dilaksana di Desa Lajing dan Desa Karang Duwak.

Kepala Dinas KBP3A Bangkalan, Sudiyo mengatakan, program ini merupakan tindak lanjut dari Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan tujuannya mencegah adanya kekerasan dan eksploitasi pada anak dan perempuan di desa.

” Jadi hak-hak anak juga harus terpenuhi sedangkan untuk pemberdayaan perempuan dapat meningkatkan ekonomi serta kesejahtraan masyarakat secara inklusif,” ujar Yoyok usai launching program Desa Ramah Perempuan dan Perlindungan Anak, Selasa (23/12/25).

Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Daerah dan Desa, ia yakin program tersebut akan terlaksana secara merata di seluruh wilayah.

” Untuk saat ini sementara 2 desa yang memulai program ini dan saya yakin dengan kekompakan seluruh pihak akan menjamak di semua desa di Bangkalan,” ucap Yoyok.

Camat Arosbaya, Dedeng Suprapto berharap dengan adanya program DRPPA ini perempuan dan anak lebih mandiri serta dapat meningkatkan potensi perekonomian di Desa.

Selain itu, kata Dedeng program ini sebagai wadah terhadap perkembangan anak dan perempuan dalam memberikan perubahan terhadap desanya.

” Alhamdulillah semuanya berjalan lancar berkat dukungan semua pihak terutama Muspika, Kapolsek, Ketua PKDI, dan para kepala desa di Kecamatan Arosbaya dan alhamdulillah 18 desa menyatakan komitmennya untuk mensukseskan program ini,” ucap Dedeng.

Sementara itu, Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Arosbaya, Agus Mulyanto mengapresiasi adanya Desa Ramah Perempuan dan Perlindungan Anak. Ia menilai program ini memberikan efek positif terhadap kemajuan desa.

” Insyaallah masyarakat Arosbaya juga akan mendukung program ini dan diharapkan dapat merata diselurub desa,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru