
EJABERITA.CO | BANGKALAN – Kepergian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Stiawati, menyisakan duka mendalam bagi keluarga besar instansi tempatnya mengabdi. Semasa hidup, almarhumah dikenal sebagai sosok pemimpin yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap para bawahannya.
Suasana berbeda terlihat di Kantor Dinas PRKP Bangkalan, Jumat (26/6/2026). Ruang sekretariat yang biasanya dipenuhi aktivitas pelayanan dan pekerjaan kedinasan tampak lebih sunyi. Kursi dan meja kerja yang biasa menjadi tempat Ruly menjalankan tugas kini terasa berbeda setelah kabar kepergiannya.
Ruly diketahui ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinas operasional Toyota Innova bernomor polisi M 1090 GP yang terparkir di area Bandara Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6/2026).
Sejumlah staf yang selama ini bekerja dekat dengan almarhumah masih merasakan kehilangan. Mereka mengenang Ruly sebagai atasan yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga selalu hadir membantu ketika bawahannya mengalami kesulitan.
“Biasanya jam segini Ibu Ruly sudah datang. Beliau sangat disiplin, bahkan sering datang lebih awal daripada staf-stafnya,” ujar Cici, salah satu staf Sekretariat Dinas PRKP Bangkalan.
Cici mengungkapkan, komunikasi terakhir Ruly di grup WhatsApp terjadi pada Sabtu (20/6/2026). Saat itu, almarhumah menyampaikan bahwa dirinya mendapat undangan rapat untuk agenda kedinasan pada Senin (22/6/2026).
Bagi para staf, Ruly bukan sekadar pimpinan, melainkan sosok yang dekat dan perhatian. Ia dikenal ringan tangan serta tidak segan membantu pekerjaan bawahannya.
Bahkan, Ruly juga dikenal gemar berbagi dengan rekan-rekan kerja. Salah satu kenangan yang masih membekas adalah rencana makan bersama yang belum sempat terlaksana.
“Beliau sempat memesan tiga kilogram telur untuk acara makan-makan bersama kami,” ungkap Cici dengan nada haru.
Sementara itu, Kepala Dinas PRKP Bangkalan Ahmad Roniyun Hamid menyampaikan rasa kehilangan atas sosok Ruly yang selama ini menjadi rekan kerja yang dapat diandalkan.
Menurutnya, Ruly merupakan pribadi yang cekatan dan selalu menyelesaikan tugas kedinasan dengan penuh tanggung jawab.
“Orangnya sangat bertanggung jawab. Kalau ada undangan kedinasan dan saya berhalangan hadir, beliau selalu sigap menggantikan,” kenang Roniyun.
Roniyun mengaku sempat melihat video mobil yang diduga milik Ruly beredar di media sosial. Namun saat itu dirinya belum mengetahui karena tidak langsung mengenali kendaraan tersebut.
Mobil Toyota Innova bernomor polisi M 1090 GP tersebut, kata Roniyun, memang jarang digunakan Ruly untuk berangkat ke kantor.
“Beliau lebih sering menggunakan mobil Brio karena lebih kecil. Jadi saat melihat pelat nomor kendaraan di video, saya tidak langsung mengenalinya,” jelasnya.
Absennya Ruly dari kantor sejak Jumat hingga Rabu sebelumnya juga tidak menimbulkan kecurigaan. Sebab, almarhumah sempat bercerita bahwa orang tuanya sedang sakit dan dirinya kemungkinan akan lebih sering meminta izin untuk mendampingi.
“Saya mengira beliau tidak masuk karena sedang menjaga orang tuanya yang sakit, karena sebelumnya memang sempat bercerita soal itu,” pungkas Roniyun. (*)
Penulis : Imamudin
Editor : Mam













Komentar