Dari 96 Ormas Terdaftar di Sampang, 37 Masih Aktif

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Organisasi Kemasyarakatan (Haormas), Kurtubi

Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Organisasi Kemasyarakatan (Haormas), Kurtubi

SAMPANG | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sampang mencatat sebanyak 96 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdaftar secara resmi. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 37 ormas yang masih aktif, sementara 59 ormas lainnya dinyatakan tidak aktif atau masa kepengurusannya telah berakhir.

Kepala Bakesbangpol Sampang, Chairijah, melalui Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Organisasi Kemasyarakatan (Haormas), Kurtubi, mengatakan puluhan ormas tersebut terdiri dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi kepemudaan (OKP) yang telah mengantongi Surat Keterangan Terdaftar (SKT) atau berbadan hukum.

“Dari 96 ormas yang terdaftar, hanya 37 yang masih aktif. Sementara 59 ormas lainnya tidak aktif atau kepengurusannya sudah berakhir,” kata Kurtubi, Senin (5/1/2026).

Menurut Kurtubi, setiap ormas wajib memiliki legalitas yang sah, baik berupa badan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM maupun SKT dari Kementerian Dalam Negeri, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Ia menjelaskan, persyaratan pendaftaran ormas meliputi surat pengantar, surat keputusan susunan kepengurusan sesuai AD/ART, akta pendirian dari notaris, SKT dari Kemenkumham, surat keterangan domisili sekretariat, NPWP, serta fotokopi KTP ketua, sekretaris, dan bendahara.

“Ormas atau OKP yang tidak terdaftar berarti tidak prosedural dan statusnya ilegal,” ujarnya.

Bakesbangpol Sampang berencana mengirimkan surat peringatan kepada ormas yang tidak aktif serta melakukan pendekatan langsung untuk memastikan keberlanjutan kepengurusan.

“Kami akan melakukan jemput bola untuk menanyakan apakah ormas tersebut ingin mengaktifkan kembali organisasinya,” kata Kurtubi.

Ia berharap seluruh ormas yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah dapat tertib administrasi dan segera mendaftarkan diri secara resmi. Kurtubi juga menyebut, dalam beberapa hari terakhir terdapat dua LSM yang mengajukan pendaftaran, namun belum dapat diproses karena persyaratan administrasi belum lengkap.

“Ormas yang aktif dan tertib administrasi akan lebih mudah berkontribusi bagi daerah,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru