Cuaca Ekstrem Terjang Pamekasan, Sembilan Rumah Rusak

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi | Rumah rusak akibat diterjang angin

Ilustrasi | Rumah rusak akibat diterjang angin

PAMEKASAN | Cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak sembilan rumah warga di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Kamis sore, 8 Januari 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan mencatat 39 orang dari sembilan kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Pamekasan, Achmad Zainullah, mengatakan angin kencang melanda dua dusun, yakni Dusun Soloh Daja dan Dusun Tlaga Sari, sekitar pukul 17.30 WIB. “Untuk sementara tercatat sembilan rumah mengalami rusak ringan, seluruhnya pada bagian atap. Total ada 39 orang terdampak dan semuanya selamat,” kata Zainullah, Jumat, 9 Januari 2026.

Menurut dia, kerusakan meliputi 64 lembar asbes, 410 genteng, dan 19 lembar galvalum yang terlepas dan rusak akibat terpaan angin. Selain itu, sejumlah pohon juga dilaporkan tumbang di sekitar lokasi kejadian.

BPBD Pamekasan telah melakukan pendataan di seluruh titik terdampak serta membantu warga mengevakuasi material bangunan dan membersihkan puing-puing. “Tidak ada korban jiwa. Kerugian bersifat material,” ujar Zainullah.

BPBD mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan. “Bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,” katanya.

Salah satu warga terdampak, Imam Hanafi, menuturkan angin kencang datang secara tiba-tiba. “Awalnya hanya gerimis, lalu mendadak angin kencang disertai hujan deras,” ujarnya.

Ia mengaku melihat langsung atap rumahnya terangkat dan terseret angin hingga beberapa meter. “Kondisi saat itu gelap dan angin sangat kencang. Banyak warga berteriak, sebagian bertakbir,” kata Imam.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru