Longsor Putus Akses Warga Karang Penang, Jalan Utama Desa Lumpuh Lima Hari

Senin, 12 Januari 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan utama di Dusun Dubaja, Desa Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, ambles akibat longsor setelah diguyur hujan deras. Kerusakan ini membuat akses warga lumpuh total dan membahayakan pengguna jalan.

Kondisi jalan utama di Dusun Dubaja, Desa Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, ambles akibat longsor setelah diguyur hujan deras. Kerusakan ini membuat akses warga lumpuh total dan membahayakan pengguna jalan.

SAMPANG | Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Dubaja, Desa Karang Penang Onjur, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (7/1/2026). Peristiwa ini menyebabkan jalan utama desa ambles dan lumpuh total, sehingga mengganggu mobilitas serta aktivitas ekonomi warga.

Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hingga pagi hari. Tebing di sisi jalan tak mampu menahan debit air yang tinggi hingga akhirnya badan jalan ambruk.

“Sejak hujan deras, tebing di samping jalan runtuh dan jalannya langsung ambles. Kendaraan sama sekali tidak bisa lewat,” ujar Mahrus, warga setempat, Senin (12/1/2026).

Akibat kejadian itu, warga terpaksa memutar melalui jalur alternatif dengan jarak tempuh lebih jauh. Sebagian lainnya memilih menunda aktivitas karena akses utama terputus.

Menurut Mahrus, jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas warga. Selain menjadi akses menuju pasar dan jalur distribusi hasil pertanian, jalan itu juga digunakan untuk mengantar orang sakit serta menjadi jalur utama anak-anak menuju sekolah dan lembaga pendidikan.

“Kalau jalan ini tertutup, aktivitas warga benar-benar lumpuh,” katanya.

Ia menyebutkan, kerusakan jalan telah terjadi sekitar lima hari lalu. Namun hingga kini belum terlihat adanya penanganan serius dari pemerintah daerah. Warga pun berharap Pemerintah Kabupaten Sampang segera turun tangan melakukan perbaikan sekaligus langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Warga juga meminta dinas terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi karena kondisi jalan yang ambles dinilai berbahaya, terutama jika hujan kembali turun.

“Sudah cukup lama jalan ini ambruk, tapi belum ada perbaikan signifikan. Kami berharap BPBD Sampang segera tanggap bencana,” ujar Mahrus.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski begitu, warga diminta tetap waspada mengingat curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Karang Penang dan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, mengatakan pihaknya akan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

“Ini bencana alam yang harus segera ditangani. Kami akan melakukan peninjauan dan pengukuran di lapangan. Jika anggaran tersedia, akan kami masukkan dalam daftar data untuk segera dilakukan perbaikan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo
Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari
Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu
Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates
GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis
DPD Tani Merdeka Sampang Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Dorong Sinergi Petani dan BGN
Mahasiswa POLTERA Borong Empat Gelar di Kompetisi Las Nasional
Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Sampang Ditemukan Meninggal Mengapung di Pantai Paniniran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:55 WIB

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo

Senin, 27 Juli 2026 - 13:51 WIB

Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu

Senin, 27 Juli 2026 - 09:03 WIB

Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:34 WIB

GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru