Fraksi PAN Bongkar Banyak Aspirasi Reses Tak Masuk Program Pemkab Bangkalan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Bangkalan, Solihin, menilai banyak aspirasi masyarakat hasil reses anggota DPRD belum terakomodasi dalam program pembangunan daerah dan meminta kemitraan legislatif-eksekutif diperkuat.

Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Bangkalan, Solihin, menilai banyak aspirasi masyarakat hasil reses anggota DPRD belum terakomodasi dalam program pembangunan daerah dan meminta kemitraan legislatif-eksekutif diperkuat.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Bangkalan menyoroti minimnya usulan hasil reses anggota dewan yang terakomodasi dalam program pembangunan daerah. Kondisi tersebut dinilai menjadi indikator melemahnya kemitraan antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam proses perencanaan pembangunan.

Pandangan itu disampaikan Fraksi PAN menjelang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bangkalan dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap Nota Penjelasan Bupati atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2016 mengenai Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Selasa (4/8/2026).

Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Bangkalan, Solihin, mengatakan hasil reses merupakan aspirasi langsung masyarakat yang dihimpun melalui mekanisme resmi sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Karena itu, usulan yang lahir dari reses seharusnya menjadi salah satu dasar dalam penyusunan program pembangunan daerah.

Namun, menurutnya, banyak usulan yang telah disampaikan justru tidak masuk dalam program pemerintah daerah.

“Reses merupakan kegiatan resmi DPRD yang diamanahkan oleh peraturan perundang-undangan sebagai sarana menyerap sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sangat disayangkan jika hasilnya tidak terakomodasi,” ujar Solihin.

Ia menjelaskan, berbagai usulan yang diajukan Fraksi PAN sebelumnya telah diselaraskan dengan visi, misi, serta program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan. Meski demikian, dalam proses penyusunan program, sebagian usulan disebut mengalami perubahan, dialihkan, bahkan ada yang dihapus.

“Ini bukan sekadar persoalan administratif. Yang kami soroti adalah penghormatan terhadap fungsi konstitusional DPRD sebagai wakil rakyat. Aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui reses semestinya mendapat perhatian,” tegasnya.

Menurut Solihin, DPRD memiliki kedudukan sebagai mitra konstitusional pemerintah daerah. Oleh sebab itu, hubungan antara legislatif dan eksekutif harus dibangun atas dasar komunikasi, koordinasi, dan saling menghormati kewenangan masing-masing.

Fraksi PAN juga mengingatkan bahwa perubahan struktur organisasi perangkat daerah yang sedang dibahas melalui Raperda harus mampu menghadirkan peningkatan kualitas pelayanan publik, bukan sekadar perubahan nomenklatur kelembagaan.

“Keberhasilan reformasi birokrasi tidak cukup diukur dari perubahan struktur organisasi, tetapi harus dibuktikan melalui meningkatnya kualitas pelayanan kepada masyarakat serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan,” kata Solihin.

Ia menilai pola yang terjadi saat ini tidak boleh terus berlanjut karena berpotensi melemahkan fungsi pengawasan DPRD sekaligus mengurangi kepercayaan antarlembaga dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Pola seperti ini bertentangan dengan prinsip check and balances, dapat merusak kepercayaan antarlembaga, serta mencederai tata kelola pemerintahan yang demokratis, partisipatif, dan akuntabel,” pungkasnya.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru