Api Membesar di Tunjung Bangkalan, 5 Hektare Lahan Kering Hangus

Sabtu, 5 September 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran melanda sekitar 5 hektare lahan kering di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Sabtu (5/9/2026). Kepulan asap tebal terbawa angin hingga masuk ke permukiman warga.

Kebakaran melanda sekitar 5 hektare lahan kering di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Sabtu (5/9/2026). Kepulan asap tebal terbawa angin hingga masuk ke permukiman warga.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Kobaran api membesar dan melahap lahan kering di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (5/9/2026) siang. Sekitar 5 hektare lahan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

Kondisi lahan yang dipenuhi vegetasi kering akibat kemarau panjang membuat api cepat merambat. Tiupan angin juga membuat kobaran semakin sulit dikendalikan hingga asap tebal membumbung dan bergerak ke arah permukiman warga.

Sejumlah warga panik ketika asap mulai masuk ke dalam rumah. Mata perih dan sesak napas dirasakan warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Lia, warga setempat, mengatakan dirinya baru mengetahui adanya kebakaran setelah asap tiba-tiba masuk ke rumah.

“Saya sedang tidur di dalam rumah, tiba-tiba ada asap masuk. Pas saya keluar, ternyata sudah ada kebakaran,” kata Lia.

Menurut Lia, warga sempat kesulitan berbuat banyak karena api telah membesar. Kondisi medan di sekitar lahan juga menyulitkan warga maupun petugas untuk mendekati titik api.

“Kami sebelumnya hanya bisa menonton karena api sudah membesar. Petugas yang datang juga sempat kesulitan masuk ke lokasi,” ujarnya.

Tim gabungan dari Damkar, BPBD, dan Polres Bangkalan kemudian dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Petugas harus membuka akses menuju lokasi karena jalur menuju titik kebakaran cukup sulit dilalui.

Kasat Binmas Polres Bangkalan AKP Edi Eko Purnomo mengatakan proses membuka akses menuju lokasi membutuhkan waktu lebih dari 30 menit.

“Kami membutuhkan waktu sekitar 30 menit lebih hanya untuk membuka akses jalan menuju titik kebakaran,” kata Edi.

Ia menjelaskan, kobaran api tersebar di beberapa titik. Personel gabungan kemudian dibagi untuk melakukan penyekatan sekaligus mencegah api merambat ke area lain.

“Perkiraan lahan yang terbakar kurang lebih 5 hektare,” ujarnya.

Petugas hingga kini masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala. Pendinginan dilakukan setelah kobaran utama berhasil dikendalikan.

Sementara penyebab kebakaran belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api yang memicu kebakaran lahan tersebut.

“Kami masih melakukan pendinginan di lokasi, dan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” pungkas Edi.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru