KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sairil Munir anggota KPU Kabupaten Bangkalan saat melakukan coklit terbatas di desa Durjan kecamatan Kokop didampingi oleh anggota bawaslu Bangkalan.

Sairil Munir anggota KPU Kabupaten Bangkalan saat melakukan coklit terbatas di desa Durjan kecamatan Kokop didampingi oleh anggota bawaslu Bangkalan.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangkalan mencatat 168 pemilih berusia di atas 100 tahun dalam data pemilih. Temuan tersebut menjadi bagian dari proses Pencocokan dan Penelitian (Coktas) Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III 2026.

Selain itu, KPU Bangkalan mencatat 18.767 pemilih baru dalam proses pemutakhiran data.

Data pemilih Triwulan II 2026 mencatat jumlah pemilih di Kabupaten Bangkalan sebanyak 806.426 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 389.261 pemilih laki-laki dan 417.165 pemilih perempuan.

Ketua KPU Kabupaten Bangkalan, Elmi Abbas, mengatakan keberadaan pemilih berusia di atas 100 tahun dalam data tidak bisa langsung dianggap sebagai persoalan administrasi. Menurut dia, setiap data harus diverifikasi berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

“Data harus berdasarkan fakta, bukan asumsi berdasarkan usia,” kata Elmi.

Karena itu, KPU melakukan Coktas untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi sebenarnya. Verifikasi dilakukan secara langsung terhadap pemilih yang masuk dalam kategori tertentu, termasuk mereka yang tercatat memiliki usia lebih dari 100 tahun.

Dalam Coktas yang dilakukan pada Selasa, 8 September 2026, KPU melakukan pengecekan di Kecamatan Modung, Arosbaya, dan Kokop.

Di Desa Kolla, Kecamatan Modung, petugas menemukan Miskah yang tercatat berusia 114 tahun. Di Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, terdapat Siti Khodijah yang tercatat berusia 120 tahun. Sedangkan di Desa Durjan, Kecamatan Kokop, ditemukan Maryam yang tercatat berusia 118 tahun.

Hasil pengecekan langsung menunjukkan ketiganya masih hidup dan masih tercatat sebagai pemilih aktif.

Elmi mengatakan temuan tersebut menunjukkan pentingnya verifikasi lapangan dalam proses pemutakhiran data pemilih.

“Pemilih yang usianya di atas 100 tahun tidak bisa langsung dianggap sebagai data yang bermasalah. Kita harus melihat kondisi faktualnya di lapangan,” ujarnya.

Selain pemilih berusia lanjut, Coktas juga menemukan perubahan kondisi pemilih. Di Desa Manggaan, Kecamatan Modung, terdapat pemilih yang masih tercatat sebagai pemilih aktif di dalam negeri, tetapi hasil penelitian menunjukkan yang bersangkutan sedang bekerja sebagai TKI di Malaysia.

Menurut Elmi, perubahan kondisi tersebut juga harus menjadi bagian dari pemutakhiran data agar informasi yang tercatat sesuai dengan keadaan sebenarnya.

“Coktas ini merupakan langkah konkret KPU untuk memastikan data pemilih sesuai dengan kondisi faktual. Kita mencocokkan data yang ada dengan kondisi sebenarnya di lapangan,” katanya.

Elmi menegaskan seluruh temuan Coktas akan menjadi bahan tindak lanjut dalam proses PDPB. Setiap data yang ditemukan akan diteliti dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Seluruh temuan Coktas menjadi bahan tindak lanjut PDPB. Setiap data akan diteliti dan diproses sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.

Dengan jumlah 18.767 pemilih baru dan 168 pemilih berusia di atas 100 tahun, KPU Bangkalan terus melakukan pemutakhiran data secara berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan data pemilih tetap akurat, mutakhir, sesuai kondisi faktual, dan dapat dipertanggungjawabkan.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu
Api Membesar di Tunjung Bangkalan, 5 Hektare Lahan Kering Hangus
SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung
Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81
Fraksi PAN Bongkar Banyak Aspirasi Reses Tak Masuk Program Pemkab Bangkalan
DLH Bangkalan Semarakkan HUT RI ke-81, Pasukan Kuning hingga ASN Berbaur dalam Lomba Agustusan
BSN Diminta Evaluasi Pimpinan Cabang Surabaya, Developer Soroti Dugaan Ketidakterbukaan
Tak Kunjung Dikembalikan, Keluarga Abdul Hamid Kembali Tagih Hak ke BRI Sumenep

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:57 WIB

Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun

Sabtu, 5 September 2026 - 21:36 WIB

Api Membesar di Tunjung Bangkalan, 5 Hektare Lahan Kering Hangus

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:22 WIB

SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB