PMII Bongkar Dugaan Pungli di Disdik Bangkalan, Kadis Baru Didesak Berbenah

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Komisariat PMII STKIP PGRI Bangkalan berfoto bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan usai audiensi terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Pendidikan, Bangkalan.

Pengurus Komisariat PMII STKIP PGRI Bangkalan berfoto bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan usai audiensi terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Pendidikan, Bangkalan.

BANGKALAN | Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STKIP PGRI Bangkalan membongkar dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan. Dugaan tersebut disampaikan langsung dalam audiensi bersama jajaran Disdik, sebagai bentuk keprihatinan atas buruknya tata kelola pelayanan administrasi pendidikan.

Berdasarkan hasil kajian internal PMII, praktik pungli diduga menyasar guru dan tenaga kependidikan, khususnya dalam pengurusan administrasi. Salah satu persoalan yang disorot adalah pengelolaan administrasi pendidikan yang dinilai tidak transparan dan rawan penyimpangan.

Ketua Komisariat PMII STKIP PGRI Bangkalan, Alwin Faruq, mengungkapkan bahwa temuan di lapangan menunjukkan indikasi kuat adanya praktik tidak sehat dalam birokrasi pendidikan. Ia menyebut salah satu kader PMII mengalami sendiri sulitnya proses administrasi ketika tidak disertai dengan pemberian uang.

“Saat mengurus data Dapodik, prosesnya dipersulit. Namun ketika berkas dilampiri amplop, langsung di-ACC. Ini menjadi gambaran nyata praktik yang kami soroti,” ujar Alwin dalam audiensi tersebut.

Alwin menegaskan, praktik semacam itu tidak boleh dibiarkan terus berlangsung karena mencederai integritas dunia pendidikan. PMII, kata dia, mendesak Kepala Dinas Pendidikan yang baru untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh di internal Disdik Bangkalan.

“Jika ini dibiarkan, kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan akan semakin runtuh. Kami meminta ada langkah konkret, bukan sekadar pernyataan normatif,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Moch. Mosleh, S.H., M.H., menyatakan terbuka terhadap kritik dan masukan dari mahasiswa. Ia mengakui masih berada dalam masa awal kepemimpinannya.

“Saya baru sekitar satu minggu menjabat. Saat ini masih dalam tahap adaptasi, tetapi saya berkomitmen untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan memastikan birokrasi berjalan sesuai aturan,” kata Mosleh.

PMII menegaskan akan terus mengawal komitmen tersebut. Organisasi mahasiswa itu berharap kepemimpinan baru di Dinas Pendidikan Bangkalan mampu menjadi momentum perbaikan sistemik, sekaligus membersihkan praktik pungli yang selama ini diduga terjadi.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru