Dari Papua Barat Menyemai Cahaya Alquran, Guru PAI Belajar BTQ ke Jombang

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Papua barat | Ilustrasi

Papua barat | Ilustrasi

JOMBANG |  Sejumlah guru dan pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) dari Provinsi Papua Barat melakukan kunjungan belajar pendidikan Alquran ke SDN Genukwatu 1, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar meningkatkan kompetensi guru dan pengawas PAI, khususnya dalam pengembangan baca tulis Alquran (BTQ) di sekolah dasar.

Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) PAI Provinsi Papua Barat, Sahariana, mengatakan kunjungan tersebut diharapkan menjadi ruang belajar bersama untuk menyerap pengalaman dan praktik baik yang dapat dikembangkan di daerah asal.

“Kami berharap dari kegiatan ini banyak pengalaman yang bisa kami ambil dan ada yang bisa kami tiru, meskipun tidak semua bisa diterapkan di sekolah-sekolah yang ada di Manokwari dan Provinsi Papua Barat,” ujarnya.

Menurutnya, kunjungan ini bertujuan menambah wawasan dan pengalaman dalam pengelolaan pendidikan Alquran di sekolah dasar, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi pengawas dan guru PAI.

Rombongan yang hadir terdiri dari pengawas PAI Manokwari, Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Provinsi Papua Barat, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMA/SMK, guru PAI, Ketua Majelis Taklim Attarbiyah, staf Pendidikan Islam Kementerian Agama Manokwari, serta Pokjawas PAI nasional.

“Kami mengikutkan Pokjawas PAI nasional agar para pengawas bisa melihat langsung praktik pembelajaran yang ada di sekolah ini,” tambah Sahariana.

Kabupaten Jombang dipilih karena dinilai memiliki banyak sekolah unggulan dalam pengembangan pendidikan keagamaan. SDN Genukwatu 1 Kecamatan Ngoro menjadi tujuan utama karena dinilai berhasil meningkatkan kemampuan BTQ peserta didik.

“Kami memilih Jombang karena di Jawa Timur kami mendengar SDN Genukwatu 1 terbukti mampu mengembangkan BTQ dengan baik. Itu yang membuat kami tertarik berkunjung ke sini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SDN Genukwatu 1 Ngoro, Diarti Yusnita Santi, menjelaskan bahwa sekolahnya memiliki program tuntas belajar Alquran menggunakan metode Attartil yang telah berjalan sejak 2016.

“Sekolah kami juga pernah menjadi juara muatan lokal keagamaan nomor satu pada tahun 2017,” terangnya.

TPQ di SDN Genukwatu 1 berdiri sejak 2016 dan dimasukkan dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Guru TPQ direkrut melalui proses seleksi ketat, mulai dari tes tulis Arab, micro teaching, hingga wawancara.

“Dari 25 calon guru, hanya delapan orang yang lolos. Guru yang kami rekrut harus memiliki syahadah Attartil. Setelah itu, mereka juga kami bekali pelatihan agar benar-benar kompeten,” ungkapnya.

Sebagai bentuk evaluasi, sekolah rutin menggelar munaqosah setiap enam bulan sekali. Hasil munaqosah menjadi dasar kenaikan jilid peserta didik.

“Jika sudah lancar, maka naik jilid. Jika belum, tetap di jilid yang sama. Ekstrakurikuler TPQ di sekolah ini sangat diminati karena sebelumnya kami melihat masih banyak anak yang kesulitan membaca Alquran dengan lancar,” tambah Diarti.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma, turut menyambut rombongan dari Manokwari, Papua Barat. Ia menjelaskan bahwa penguatan muatan lokal keagamaan dan diniyah di Kabupaten Jombang telah melahirkan lebih dari 5.000 siswa penghafal Alquran juz 30.

“Mudah-mudahan sepulang dari Jombang, rombongan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan dapat diimbaskan ke Kabupaten Manokwari serta Papua Barat secara umum,” pungkasnya.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2
UTM Sulap Lantai Rektorat Jadi Kafe, Bidik Hilirisasi Riset dan Cetak Entrepreneur Muda
Tani Merdeka Indonesia Gelar Aksi Damai, Dukung Program Pemerintah Prabowo
HUT ke-81 RI, Ketua PGRI Bangkalan Ajak Guru Perkuat Pengabdian dan Majukan Pendidikan
STKIP PGRI Bangkalan Khidmat Rayakan HUT ke-81 RI, Dosen dan Mahasiswa Teguhkan Semangat Kemerdekaan
Sekolah Roboh di Bangkalan, BEM Desak Evaluasi Menyeluruh Infrastruktur Pendidikan
Ratusan Warga Bangkalan Padati Pasar Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Diburu
Dua Pelajar Sapeken Tembus GFLN 2026, Bawa Nama Kepulauan Sumenep ke Panggung Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:51 WIB

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:20 WIB

UTM Sulap Lantai Rektorat Jadi Kafe, Bidik Hilirisasi Riset dan Cetak Entrepreneur Muda

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Tani Merdeka Indonesia Gelar Aksi Damai, Dukung Program Pemerintah Prabowo

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:54 WIB

HUT ke-81 RI, Ketua PGRI Bangkalan Ajak Guru Perkuat Pengabdian dan Majukan Pendidikan

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:44 WIB

STKIP PGRI Bangkalan Khidmat Rayakan HUT ke-81 RI, Dosen dan Mahasiswa Teguhkan Semangat Kemerdekaan

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB