Malam Penuh Cahaya, Warga Griya Utama II Bangkalan Ketuk Pintu Langit Jelang Ramadan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga Perumahan Griya Utama II, Bangkalan, mengikuti pembacaan Sholawat Burdah keliling sambil membawa obor, Sabtu malam (07/02/2026). Tradisi “ketuk pintu langit” ini digelar di jalan dan gang perumahan sebagai bentuk doa bersama menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Ratusan warga Perumahan Griya Utama II, Bangkalan, mengikuti pembacaan Sholawat Burdah keliling sambil membawa obor, Sabtu malam (07/02/2026). Tradisi “ketuk pintu langit” ini digelar di jalan dan gang perumahan sebagai bentuk doa bersama menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Malam menjelang Ramadan di Perumahan Griya Utama II, Kabupaten Bangkalan, terasa berbeda dari biasanya. Ratusan warga tumpah ruah di jalan utama hingga gang-gang perumahan, mengikuti tradisi ketuk pintu langit dengan melantunkan Burdah sambil membawa obor, Sabtu malam (07/02/2026).

Cahaya obor yang menyala di tangan warga menerangi sudut-sudut perumahan, berpadu dengan lantunan shalawat dan syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti lingkungan warga, menciptakan nuansa religius yang mendalam dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Sejak usai salat Isya, warga dari berbagai kalangan—mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua—berjalan beriringan menyusuri jalan dan gang perumahan. Lantunan Burdah dilafalkan secara bersama-sama sebagai doa kolektif dan ikhtiar batin agar Ramadan dapat dijalani dengan penuh keberkahan dan ketenangan.

Ruski, Ketua Takmir Musholla Al Maimuna, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus permohonan kepada Allah SWT agar seluruh warga diberikan keselamatan dan kekuatan dalam menjalani ibadah puasa.

“Melalui lantunan Burdah dan doa bersama ini, kami mengetuk pintu langit, memohon agar Ramadan membawa rahmat, kedamaian, serta keberkahan bagi lingkungan Griya Utama II,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tradisi membawa obor memiliki makna simbolik sebagai cahaya penerang, baik secara lahir maupun batin. Cahaya obor menjadi pengingat agar warga memasuki Ramadan dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta semangat kebersamaan.

”Selain sebagai kegiatan keagamaan, tradisi ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga“ imbuhnya.

Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung dinilai mampu memperkuat kekompakan dan kepedulian sosial di lingkungan perumahan.

Warga berharap tradisi pembacaan Burdah berobor ini dapat terus dilestarikan dan menjadi agenda rutin setiap menjelang Ramadan. Selain memperkuat nilai spiritual, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk syiar Islam yang sederhana namun sarat makna.

Dengan lantunan shalawat yang menggema di jalan dan gang perumahan serta cahaya obor yang menerangi langkah warga, penyambutan Ramadan di Griya Utama II Bangkalan berlangsung khidmat, hangat, dan penuh kekeluargaan.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo
Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari
Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu
Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates
GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis
DPD Tani Merdeka Sampang Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Dorong Sinergi Petani dan BGN
Mahasiswa POLTERA Borong Empat Gelar di Kompetisi Las Nasional
Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Sampang Ditemukan Meninggal Mengapung di Pantai Paniniran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:55 WIB

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo

Senin, 27 Juli 2026 - 13:51 WIB

Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu

Senin, 27 Juli 2026 - 09:03 WIB

Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:34 WIB

GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru