Petani Torjun Waswas, Kabel Mengelupas Dibiarkan Bergelantungan – PLN Sampang Dinilai Lamban Bertindak

Senin, 23 Februari 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sambungan kabel listrik yang mengelupas dan dililit kawat secara manual ini dikeluhkan warga Dusun Pal Pal, Torjun, karena dinilai membahayakan keselamatan petani saat musim panen.

Sambungan kabel listrik yang mengelupas dan dililit kawat secara manual ini dikeluhkan warga Dusun Pal Pal, Torjun, karena dinilai membahayakan keselamatan petani saat musim panen.

EJABERITA.CO | SAMPANG – Keseriusan pihak PLN Kabupaten Sampang dalam merespons aduan masyarakat kembali dipertanyakan. Warga Dusun Pal Pal, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, mengaku resah akibat kabel listrik yang mengelupas dan bergelantungan di pohon serta melintang di area persawahan.

Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan, terlebih saat ini memasuki musim panen padi. Aktivitas petani di sawah meningkat, sementara ancaman sengatan listrik mengintai setiap saat.

“Kebetulan sekarang musim panen padi, jadi kami khawatir terhadap keselamatan kami dan masyarakat,” tegas Zaini, warga setempat, Senin (23/2/2026).

Menurut informasi yang dihimpun, kabel yang terkelupas itu sudah lama dikeluhkan warga. Bahkan laporan resmi telah disampaikan ke pihak PLN Sampang. Saat itu, petugas disebut merespons dengan meminta share lokasi (sharlok) serta nomor telepon warga yang bisa dihubungi.

PLN juga disebut berjanji akan segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan. Namun hingga kini, janji tersebut belum terealisasi.

Ironisnya, meski warga telah mengirimkan video kondisi kabel yang dinilai sangat darurat, tanggapan yang diterima justru terkesan normatif. Pihak PLN hanya menyebut bahwa kabel tersebut merupakan “sambungan lama”.

Jawaban tersebut dinilai tidak menjawab substansi persoalan. Sebab yang dipersoalkan warga bukan soal usia sambungan, melainkan kondisi kabel yang sudah mengelupas dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Warga khawatir jika dibiarkan, kabel tersebut bisa memicu korsleting, kebakaran, atau bahkan menelan korban jiwa. Apalagi lokasi kabel berada di area terbuka yang kerap dilalui petani dan anak-anak.

“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban dulu baru diperbaiki,” ujar salah satu petani lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan konkret dari pihak PLN Sampang di lokasi yang dilaporkan.

Masyarakat berharap PLN segera turun tangan sebelum potensi bahaya berubah menjadi musibah nyata. Sebab dalam urusan kelistrikan, kelalaian sekecil apa pun bisa berujung fatal.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru