Khofifah Pantau Gerakan Pangan Murah di Pamekasan, Beras dan Minyak BULOG Ludes Diserbu Warga

Senin, 9 Maret 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Gerakan Pangan Murah di Taman Parembhegen Pamekasan, sementara komoditas beras dan minyak goreng dari BULOG ludes diserbu warga.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Gerakan Pangan Murah di Taman Parembhegen Pamekasan, sementara komoditas beras dan minyak goreng dari BULOG ludes diserbu warga.

EJABERITA.CO | PAMEKASAN – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kegiatan yang digelar di Taman Parembhegen, Kelurahan Patemon, Pamekasan, Senin (8/3/2026) itu bahkan membuat sejumlah komoditas pangan dari Perum BULOG ludes dalam waktu singkat.

Program yang bertujuan memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau tersebut dipantau langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sejak sebelum acara dimulai, warga sudah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai komoditas pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Wakil Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Madura, Muhammad Zaenal Muttaqqin, mengatakan kehadiran Gubernur Jawa Timur di tengah masyarakat menjadi penyemangat tersendiri bagi pihaknya dalam menjalankan program stabilisasi harga pangan di wilayah Madura.

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya di wilayah Madura dalam menjaga stabilitas harga pangan,” ujarnya.

Dalam kegiatan GPM tersebut, BULOG Cabang Madura menyalurkan sejumlah komoditas pokok, di antaranya beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), beras premium, serta minyak goreng.

Tingginya minat masyarakat membuat seluruh stok yang dibawa BULOG habis terjual dalam waktu singkat.

Menurut Zaenal, tingginya daya beli masyarakat pada kegiatan tersebut menunjukkan bahwa intervensi pasar melalui Gerakan Pangan Murah sangat efektif membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Melihat seluruh komoditas kami habis terjual, kami melihat betapa pentingnya program GPM ini sebagai langkah nyata menekan inflasi di tingkat daerah,” tambahnya.

Meski stok yang dibawa dalam kegiatan tersebut habis, BULOG memastikan bahwa cadangan pangan di gudang-gudang BULOG wilayah Madura masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat ke depan.

Gerakan Pangan Murah sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan laju inflasi daerah. Melalui penyediaan beras dan minyak goreng dengan harga lebih rendah dari pasar, diharapkan stabilitas harga di pasar tradisional tetap terjaga.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa
BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga
Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun
Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang
Jelang Hari Besar, Pertamina Fokus Stabilkan Distribusi BBM di Wilayah Kepulauan
Sidang Kerap Molor, Pelayanan PN Sampang Disorot Publik
Universitas Annuqayah Madura Dorong Mahasiswa Aktif Menulis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30 WIB

YAKORMA Kalbar Siap “Naik Kelas”, Muswil 2026 Disiapkan Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:33 WIB

BULOG Madura Salurkan Minyak Goreng ke Pasar Bangkalan demi Stabilitas Harga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Internal BRI dalam Kasus Kredit Fiktif SK Pensiun

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:10 WIB

Usai QRIS BCA Bermasalah, Nasabah di Sumenep Klaim Saldo Hilang

Berita Terbaru