EJABERITA.CO | Bangkalan – Suasana berbeda tampak di SDN Demangan 1, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Selasa (21/04/2026). Para guru tampil anggun mengenakan kebaya saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Pemandangan ini menjadi daya tarik tersendiri. Di tengah aktivitas kelas yang berlangsung normal, para guru tetap profesional menjalankan tugasnya, mulai dari mengajar hingga mendampingi siswa menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski mengenakan busana tradisional khas perempuan Indonesia.
Kegiatan ini bukan sekadar simbolik, tetapi juga sarana edukasi bagi siswa untuk mengenal lebih dekat sosok Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan di bidang pendidikan.
Plt Kepala SDN Demangan 1 Bangkalan, Sitti Rahmah, mengatakan bahwa pemakaian kebaya merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan Kartini sekaligus upaya menanamkan nilai budaya kepada peserta didik.
“Kami ingin siswa tidak hanya mengenal Kartini dari buku, tetapi juga merasakan semangatnya melalui kegiatan sederhana seperti ini,” ujarnya.
Sedikitnya 23 guru perempuan terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka tetap aktif mengajar di kelas, berinteraksi dengan siswa, hingga memastikan distribusi makanan berjalan lancar.
Menurut Sitti Rahmah, momentum Hari Kartini juga menjadi pengingat bahwa perempuan kini memiliki kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan dan berkarier, berkat perjuangan tokoh seperti Raden Ajeng Kartini.
Selain itu, penggunaan kebaya di lingkungan sekolah diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa sejak dini.
“Melalui kebaya, kami ingin mengenalkan identitas budaya kepada siswa agar mereka bangga dan ikut melestarikannya,” tambahnya.
Kegiatan ini pun disambut antusias oleh para siswa. Mereka tampak senang melihat guru-gurunya tampil berbeda, sekaligus belajar nilai sejarah dan budaya secara langsung di dalam kelas.(*)
Editor : Arfa
















