Guru SDN Demangan 1 Bangkalan Tampil Berkebaya, Hidupkan Semangat Raden Ajeng Kartini di Ruang Kelas

Selasa, 21 April 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Guru SDN Demangan 1 Bangkalan mengenakan kebaya saat mengajar dan membagikan makanan kepada siswa dalam rangka memperingati Hari Kartini, mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini di dunia pendidikan.

Guru SDN Demangan 1 Bangkalan mengenakan kebaya saat mengajar dan membagikan makanan kepada siswa dalam rangka memperingati Hari Kartini, mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini di dunia pendidikan.

EJABERITA.CO | Bangkalan – Suasana berbeda tampak di SDN Demangan 1, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Selasa (21/04/2026). Para guru tampil anggun mengenakan kebaya saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Pemandangan ini menjadi daya tarik tersendiri. Di tengah aktivitas kelas yang berlangsung normal, para guru tetap profesional menjalankan tugasnya, mulai dari mengajar hingga mendampingi siswa menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski mengenakan busana tradisional khas perempuan Indonesia.

Kegiatan ini bukan sekadar simbolik, tetapi juga sarana edukasi bagi siswa untuk mengenal lebih dekat sosok Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan di bidang pendidikan.

Plt Kepala SDN Demangan 1 Bangkalan, Sitti Rahmah, mengatakan bahwa pemakaian kebaya merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan Kartini sekaligus upaya menanamkan nilai budaya kepada peserta didik.

“Kami ingin siswa tidak hanya mengenal Kartini dari buku, tetapi juga merasakan semangatnya melalui kegiatan sederhana seperti ini,” ujarnya.

Sedikitnya 23 guru perempuan terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka tetap aktif mengajar di kelas, berinteraksi dengan siswa, hingga memastikan distribusi makanan berjalan lancar.

Menurut Sitti Rahmah, momentum Hari Kartini juga menjadi pengingat bahwa perempuan kini memiliki kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan dan berkarier, berkat perjuangan tokoh seperti Raden Ajeng Kartini.

Selain itu, penggunaan kebaya di lingkungan sekolah diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa sejak dini.

“Melalui kebaya, kami ingin mengenalkan identitas budaya kepada siswa agar mereka bangga dan ikut melestarikannya,” tambahnya.

Kegiatan ini pun disambut antusias oleh para siswa. Mereka tampak senang melihat guru-gurunya tampil berbeda, sekaligus belajar nilai sejarah dan budaya secara langsung di dalam kelas.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru