Viral Teror Pocong Bercelurit di Bangkalan Terbongkar, Ternyata Ulah Pemuda Bikin Konten

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar CCTV yang memperlihatkan sosok berkostum pocong berdiri di depan rumah warga di Desa Larangan Glintong, Kecamatan Klampis, Bangkalan. Aksi yang sempat viral dan meresahkan warga itu belakangan diketahui hanya konten buatan sejumlah pemuda untuk media sosial.

Tangkapan layar CCTV yang memperlihatkan sosok berkostum pocong berdiri di depan rumah warga di Desa Larangan Glintong, Kecamatan Klampis, Bangkalan. Aksi yang sempat viral dan meresahkan warga itu belakangan diketahui hanya konten buatan sejumlah pemuda untuk media sosial.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Aksi teror pocong membawa celurit yang sempat viral dan meresahkan warga Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, akhirnya terungkap. Setelah dilakukan penyelidikan oleh kepolisian, aksi tersebut diketahui hanyalah ulah sejumlah pemuda yang membuat konten untuk media sosial.

Sebelumnya, rekaman CCTV dan video amatir warga yang beredar luas di media sosial memperlihatkan sosok berpakaian pocong berjalan melompat-lompat di sekitar permukiman warga di Desa Larangan Glintong, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan.

Dalam video tersebut, sosok pocong itu juga tampak membawa senjata tajam jenis celurit. Penampilan yang menyeramkan itu membuat warga khawatir dan memunculkan isu adanya teror misterius di wilayah setempat.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengatakan pihak kepolisian segera bergerak setelah video tersebut menjadi perbincangan masyarakat dan menimbulkan keresahan.

“Teror pocong itu ulah beberapa pemuda yang iseng membuat konten. Kejadian tersebut kemudian viral dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Polsek Klampis yang mendapat dukungan dari Polres Bangkalan langsung melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta tokoh masyarakat untuk mengidentifikasi para pelaku.

Hasilnya, petugas berhasil mengamankan tujuh pemuda yang terlibat dalam pembuatan video tersebut. Mereka kemudian dimintai keterangan terkait motif dan tujuan pembuatan konten yang sempat menghebohkan warga itu.

Dari hasil pemeriksaan, para pemuda mengakui bahwa aksi tersebut hanya dibuat untuk kebutuhan konten media sosial dan tidak berkaitan dengan aksi teror yang sebenarnya.

“Bahwasanya isu teror pocong di Bangkalan itu tidak pernah ada,” tegas Agung.

Sebagai langkah pembinaan, ketujuh pemuda tersebut diberikan edukasi dan peringatan agar tidak mengulangi perbuatan serupa yang dapat memicu kepanikan masyarakat.

Polres Bangkalan juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial serta tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Isu adanya teror pocong di Bangkalan itu tidak benar,” pungkasnya.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru