EJABERITA.CO | Bangkalan – Pembangunan gedung baru Perpustakaan Umum Kabupaten Bangkalan telah rampung dan kini mulai difungsikan, meski belum diresmikan secara resmi oleh pejabat setempat.
Sejumlah fasilitas penunjang diketahui masih belum selesai, di antaranya pagar keliling, tangga yang belum dikeramik, serta lift yang belum terpasang. Kondisi ini menimbulkan perhatian publik mengingat gedung tersebut sudah mulai digunakan.
Untuk pembangunan pagar, kabarnya telah dialokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar. Namun hingga saat ini, belum terlihat adanya progres pembangunan fisik di lapangan.
Sementara itu, proyek pembangunan gedung perpustakaan tersebut diketahui bersumber dari APBD dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran mencapai Rp10,7 miliar.
Gedung ini juga sempat diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kualitas bangunan dan transparansi penggunaan anggaran. Namun, hingga kini belum ada laporan hasil pemeriksaan yang dipublikasikan secara jelas.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Bangkalan, Ainul Gufron, saat dikonfirmasi membenarkan adanya tambahan anggaran untuk pembangunan pagar.
“Kalau perencanaannya sudah, namun anggarannya belum turun karena masih proses gelar tayang,” ujarnya, Senin (20/04/2026).
Ia menambahkan, dalam waktu dekat pembangunan pagar akan segera memasuki tahap fisik. Pihaknya pun meminta dukungan agar proses tersebut berjalan lancar dan sesuai standar.
“Untuk lift, genset dan paving jalan masih belum karena anggarannya belum siap. Namun kondisi gedung sudah 100 persen, saat ini masih tahap pemeliharaan hingga 27 Mei,” jelasnya.
Di sisi lain, warga Bangkalan berharap pembangunan fasilitas tersebut dilakukan secara transparan dan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Mereka menilai, proyek bernilai miliaran rupiah itu harus diawasi agar tidak terjadi penyimpangan.
“Gedung ini milik rakyat, jadi harus dijaga amanah dengan melaksanakan pembangunan sesuai standar dan tidak boleh ada yang dikurangi,” ujar salah satu warga. (*)
Editor : Arfa
















