Kartini Bukan Sekadar Seremonial, Ketua Komisi I DPRD Sampang Ajak Perempuan Berani Berpikir dan Bersuara

Selasa, 21 April 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Salim, Ketua Komisi I DPRD Sampang, mengajak masyarakat memaknai Hari Kartini sebagai momentum keberanian perempuan untuk berpikir kritis dan berani bersuara demi perubahan.

Muhammad Salim, Ketua Komisi I DPRD Sampang, mengajak masyarakat memaknai Hari Kartini sebagai momentum keberanian perempuan untuk berpikir kritis dan berani bersuara demi perubahan.

EJABERITA.CO | Sampang – Peringatan Hari Kartini tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Sampang, Muhammad Salim, yang menegaskan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini harus terus dihidupkan dalam kehidupan nyata.

Menurutnya, Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April merupakan momentum penting untuk merefleksikan perjuangan perempuan, khususnya dalam memperjuangkan hak atas pendidikan dan kebebasan berpikir.

“Bagi saya, Hari Kartini bukan sekadar peringatan seremonial tiap 21 April, tapi momen untuk mengingat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan—terutama akses pendidikan dan kebebasan berpikir,” ujar Salim, Selasa (21/4/2026).

Ia menilai, nilai-nilai yang diperjuangkan Kartini masih sangat relevan di tengah perkembangan zaman saat ini. Perempuan, kata dia, memiliki peran strategis dalam pembangunan, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun politik.

Lebih lanjut, Salim menekankan bahwa semangat Kartini harus diwujudkan melalui keberanian untuk berpikir kritis dan menyuarakan pendapat.

“Hari Kartini adalah pengingat bahwa perubahan besar bisa dimulai dari keberanian untuk berpikir berbeda dan bersuara,” tegasnya.

Ia juga mengajak generasi muda, khususnya perempuan di Kabupaten Sampang, untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan dan keterlibatan aktif di berbagai sektor.

Menurutnya, emansipasi bukan hanya tentang kesetaraan, tetapi juga tentang kontribusi nyata dalam membangun daerah dan bangsa.

“Perempuan hari ini harus berani mengambil peran. Pendidikan adalah kunci utama untuk membuka peluang dan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

315 Siswa SMPN 1 Sampang Ikuti Purnawiyata, Sekolah Pesan Jangan Lupakan Jasa Orang Tua dan Guru
BEM-KM STKIP PGRI Bangkalan Sampaikan Aspirasi Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur kepada Bupati
Hardiknas 2026: Pendidikan Bermutu Lahir dari Kepedulian dan Kebersamaan
UTM Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua
Dari Kampus untuk Rakyat: Empat Guru Besar UTM Bawa Solusi Nyata bagi Madura
Joki UTBK 2026 Terbongkar di Surabaya, Modus Manipulasi Identitas Terungkap
Fajar Hidayatullah Kembali Pimpin STKIP PGRI Bangkalan 2026–2030, Babak Baru Transformasi Kampus Dimulai
Try Out UTBK SNBT Se-Madura di SMAN 1 Sampang, 37 Siswa Asah Mental dan Strategi Tembus PTN

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:51 WIB

315 Siswa SMPN 1 Sampang Ikuti Purnawiyata, Sekolah Pesan Jangan Lupakan Jasa Orang Tua dan Guru

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:54 WIB

BEM-KM STKIP PGRI Bangkalan Sampaikan Aspirasi Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur kepada Bupati

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:39 WIB

Hardiknas 2026: Pendidikan Bermutu Lahir dari Kepedulian dan Kebersamaan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:22 WIB

UTM Gelar Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua

Kamis, 23 April 2026 - 02:01 WIB

Dari Kampus untuk Rakyat: Empat Guru Besar UTM Bawa Solusi Nyata bagi Madura

Berita Terbaru