EJABERITA.CO | Bangkalan – STKIP PGRI Bangkalan memasuki babak baru kepemimpinan. Fajar Hidayatullah, M.Pd., kembali dipercaya memimpin kampus tersebut untuk periode 2026–2030 setelah melalui proses pertimbangan senat yang berlangsung lancar, tertib, dan sesuai regulasi yang berlaku.
Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Fajar Hidayatullah menjadi sinyal kuat atas harapan besar sivitas akademika terhadap keberlanjutan pembangunan kampus. Di tengah tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompleks, kepemimpinan periode kedua ini dinilai menjadi momentum strategis untuk mempercepat transformasi STKIP PGRI Bangkalan menuju perguruan tinggi yang lebih unggul dan kompetitif.
Dalam pernyataannya, Fajar mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh proses yang telah berlangsung. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tahapan pertimbangan senat bukan hanya soal mekanisme pemilihan pemimpin, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan seluruh elemen kampus.
“Alhamdulillah, proses pertimbangan senat untuk ketua periode 2026–2030 sudah berlangsung dengan baik dan sesuai regulasi yang berlaku. Persatuan dan kesatuan seluruh sivitas akademika STKIP PGRI Bangkalan merupakan hal yang paling penting untuk dicapai,” ujarnya. Rabu, (15/04/2026).
Menurutnya, kekuatan utama STKIP PGRI Bangkalan terletak pada solidaritas antara dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, dan yayasan. Persatuan itulah yang menjadi pondasi penting dalam mewujudkan visi besar kampus sebagai pusat pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Hasil pertimbangan dan rekomendasi senat kini akan diteruskan kepada YPLP PT PGRI Bangkalan sebagai tahap akhir penetapan. Proses ini menjadi bagian dari tata kelola kelembagaan yang menjunjung prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.
Kembalinya Fajar Hidayatullah ke pucuk pimpinan disambut optimisme banyak pihak. Selama masa kepemimpinannya sebelumnya, ia dinilai berhasil mendorong peningkatan kualitas akademik, memperkuat layanan kelembagaan, serta memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai mitra pendidikan.
Pada periode kedua ini, berbagai agenda besar diharapkan dapat diwujudkan, mulai dari penguatan transformasi digital kampus, peningkatan mutu sumber daya manusia, inovasi pembelajaran, hingga peningkatan daya saing lulusan di tingkat regional maupun nasional.
“Semoga apa pun yang diputuskan oleh YPLP PT PGRI Bangkalan nantinya akan membuat STKIP PGRI Bangkalan menjadi lebih baik,” tambahnya.
Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang berkelanjutan, STKIP PGRI Bangkalan kini menatap masa depan dengan optimisme tinggi. Periode 2026–2030 diyakini akan menjadi era penting dalam perjalanan kampus untuk melahirkan generasi pendidik unggul dan memperkuat perannya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terdepan di Madura.(*)
Editor : Arfa
















