PMII Rayon Sunan Cendana Rayakan Harlah ke-XI, Teguhkan Nilai Pergerakan di Tengah Arus Modernisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi pemotongan tumpeng dalam resepsi Harlah ke-XI PMII Rayon Sunan Cendana Komisariat STKIP PGRI Bangkalan yang berlangsung penuh khidmat dan semangat kekeluargaan.

Prosesi pemotongan tumpeng dalam resepsi Harlah ke-XI PMII Rayon Sunan Cendana Komisariat STKIP PGRI Bangkalan yang berlangsung penuh khidmat dan semangat kekeluargaan.

EJABERITA.CO | BANGKALAN — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Sunan Cendana Komisariat STKIP PGRI Bangkalan menggelar resepsi Hari Lahir (Harlah) ke-XI dengan penuh khidmat dan nuansa kekeluargaan. Mengusung tema “Membumikan Nilai Dasar Pergerakan, Membumikan Tradisi, Merespon Modernisasi”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi sekaligus penguatan nilai kaderisasi di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Acara berlangsung meriah dengan dihadiri para demisioner, kader aktif, alumni, hingga tamu undangan dari berbagai organisasi kemahasiswaan. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PMII, dan Ya Lal Wathon yang menambah semangat nasionalisme serta jiwa pergerakan kader.

Suasana sakral terlihat saat prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan sebelas tahun PMII Rayon Sunan Cendana dalam menjaga eksistensi organisasi, tradisi intelektual, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Ketua rayon menyerahkan potongan tumpeng kepada para demisioner dan alumni sebagai simbol penghormatan atas perjuangan serta estafet kepemimpinan yang terus berlanjut.

Ketua Rayon PMII Sunan Cendana, Punali, dalam sambutannya menegaskan bahwa harlah bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang evaluasi dan refleksi agar kader tetap berpegang teguh pada nilai dasar pergerakan di tengah tantangan modernisasi.

“PMII harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan tradisi pergerakannya. Nilai dasar pergerakan harus tetap hidup dalam setiap langkah kader,” ujarnya.

Sementara itu, para demisioner dan alumni turut memberikan motivasi kepada kader muda agar konsisten dalam proses kaderisasi, pengembangan intelektual, dan gerakan sosial. Mereka menilai PMII bukan hanya wadah organisasi, tetapi juga ruang pembentukan karakter, pola pikir kritis, serta keberpihakan kepada masyarakat kecil.

Selain sambutan, kegiatan juga diisi sesi refleksi perjalanan PMII Rayon Sunan Cendana selama sebelas tahun terakhir. Dalam sesi tersebut, kader diajak mengenang sejarah perjuangan rayon, dinamika organisasi, hingga harapan besar terhadap masa depan PMII agar semakin progresif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta perubahan sosial.

Nuansa haru dan kebersamaan semakin terasa ketika kader dan alumni bersama-sama mengenang berbagai proses perjuangan yang telah dilalui. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sebagai simbol persatuan serta komitmen menjaga solidaritas antar kader PMII Rayon Sunan Cendana.

Melalui resepsi Harlah ke-XI ini, PMII Rayon Sunan Cendana berharap dapat terus menjadi wadah kaderisasi yang membumikan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah, menjaga tradisi intelektual, serta mampu merespon tantangan modernisasi demi melahirkan kader yang progresif, visioner, dan tetap berpihak kepada rakyat.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru