EJABERITA.CO | Bangkalan – Perum BULOG Kantor Cabang Madura terus berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga minyak goreng di tingkat konsumen.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendistribusikan minyak goreng ke sejumlah pedagang di pasar tradisional, termasuk Pasar Ki Lemah Duwur yang masuk dalam pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) di Kabupaten Bangkalan.
Pemimpin Perum BULOG Cabang Madura, Ahmad Rofi’i, mengatakan pendistribusian minyak goreng tersebut turut didampingi dinas terkait dan jajaran kepolisian.
Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk memastikan distribusi minyak goreng subsidi tepat sasaran dan diterima pedagang sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.
“Pendistribusian ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan tidak ada kelangkaan stok di pasar-pasar utama Bangkalan. Kami ingin menjamin rantai distribusi berjalan transparan dan harga di tingkat pedagang tetap terkendali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujar Rofi’i.
Ia menjelaskan, pemilihan pasar SP2KP sebagai titik fokus distribusi bertujuan agar pergerakan harga minyak goreng dapat terpantau secara real-time melalui sistem nasional.
Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi stabilitas pasar sekaligus mencegah praktik spekulasi harga di tingkat distribusi.
Rofi’i juga berharap suplai rutin minyak goreng dari BULOG ke pasar rakyat dapat membuat masyarakat Kabupaten Bangkalan tidak khawatir terhadap ketersediaan stok kebutuhan pokok.
Selain itu, kehadiran Satgas Pangan di lapangan disebut turut memberikan rasa aman bagi pedagang maupun pembeli.
“Kehadiran Satgas Pangan sekaligus menjadi peringatan agar tidak ada pihak yang menimbun pasokan. Selain itu, upaya ini diharapkan dapat menekan harga agar tetap berada di bawah atau sesuai HET,” pungkasnya.(*)
Editor : Arfa

















Komentar