Madura Batik Fest 2026 Jadi Momentum Pelajar Rawat Identitas Bangsa

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TERAMPIL. Pelajar antusias mengikuti praktik membatik di halaman Keraton Sumenep, menorehkan motif dengan penuh ketelitian sebagai bagian dari rangkaian Madura Batik Fest 2026. (istimewa/redaksi/ejaberita.co)

TERAMPIL. Pelajar antusias mengikuti praktik membatik di halaman Keraton Sumenep, menorehkan motif dengan penuh ketelitian sebagai bagian dari rangkaian Madura Batik Fest 2026. (istimewa/redaksi/ejaberita.co)

EJABERITA.CO | Sumenep – Madura Batik Fest 2026 resmi dilangsungkan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (20/05/2026) pagi.

Mengusung tema “Batik Madura Bangkit: Merawat Warisan, Menguatkan Identitas Bangsa”, kegiatan ini difokuskan pada penguatan peran generasi muda dalam menjaga sekaligus mengembangkan tradisi batik khas daerah.

Festival tersebut menghadirkan sesi pelatihan dan workshop membatik yang menyasar kalangan pelajar. Tidak hanya itu, panitia juga menjadwalkan expo batik yang akan digelar dalam waktu sekitar satu bulan mendatang sebagai tindak lanjut dari kegiatan pembukaan.

Penyelenggaraan acara ini melibatkan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sumene sebagai mitra utama.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya merawat identitas budaya lokal.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kabupaten Sumenep, Huzbul Wathan, yang hadir mewakili Bupati Sumenep, menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan.

Ia menekankan bahwa pengembangan batik tidak hanya bermakna menjaga tradisi leluhur, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Kami mengajak para pemuda untuk ikut mengembangkan batik. Pemkab Sumenep sendiri terus mendukung pengembangan batik, salah satunya dengan menjadikan batik sebagai seragam pejabat setiap hari Jumat,” kata Wathan, Rabu (20/5).

Ia juga menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga budaya daerah agar batik semakin dikenal dan digunakan secara luas di Sumenep.

“Selain batik, melalui keputusan bupati juga telah memasukkan keris sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya daerah,” tambahnya.

Sementara itu, penyelenggara kegiatan, Sayuti, menuturkan bahwa Madura Batik Fest 2026 dirancang sebagai gerakan berkelanjutan, bukan sekadar agenda tahunan yang bersifat seremonial.

“Acara ini akan panjang dan berlanjut. Nanti akan kami buat pamerannya juga. Kami ingin mengangkat budaya Sumenep,” katanya.

Dalam setahun ke depan, pihaknya menargetkan sedikitnya enam kegiatan kebudayaan, terutama untuk tradisi yang mulai kurang mendapat perhatian publik.

“Kami berharap peserta yang hadir hari ini nanti bisa hadir kembali pada kegiatan bulan depan. Ini akan menjadi gerakan bersama untuk menjaga budaya,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua IPNU Sumenep, Ainun Yakin, menyatakan bahwa partisipasi IPNU dan IPPNU merupakan bentuk komitmen pelajar dalam menjaga warisan budaya Madura, khususnya batik.

“Sebagai organisasi yang fokus di bidang pendidikan, IPNU dan IPPNU hadir untuk ikut melestarikan budaya di Madura, khususnya batik,” ujarnya.

Ia berharap para pelajar mampu mengambil peran sebagai duta budaya yang aktif mengenalkan batik kepada masyarakat luas.

“Pelajar adalah generasi muda yang akan bertanggung jawab di masa depan. Karena itu, tugas melestarikan budaya bukan hanya milik pemerintah atau tokoh budaya saja, tetapi menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat,” tandasnya. (*)

Penulis : Miftahol Hendra E

Editor : Suryadi Arfa

Sumber Berita: ejaberita.co

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2
Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu
KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun
Api Membesar di Tunjung Bangkalan, 5 Hektare Lahan Kering Hangus
SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung
Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81
Fraksi PAN Bongkar Banyak Aspirasi Reses Tak Masuk Program Pemkab Bangkalan
DLH Bangkalan Semarakkan HUT RI ke-81, Pasukan Kuning hingga ASN Berbaur dalam Lomba Agustusan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:51 WIB

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2

Rabu, 9 September 2026 - 14:57 WIB

Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:22 WIB

SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB