EJABERITA.CO | PONTIANAK – Yayasan Kerukunan Orang Madura (YAKORMA) Provinsi Kalimantan Barat mulai memanaskan mesin organisasi menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) 2026. Langkah awal ditandai dengan pembentukan panitia pelaksana Muswil dalam agenda silaturahmi pengurus wilayah dan cabang di Anissa Podomoro, Kota Pontianak, Minggu (24/5/2026).
Pembentukan kepanitiaan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa YAKORMA Kalbar tengah bersiap melakukan penguatan organisasi secara menyeluruh, sekaligus mempertegas arah gerak yayasan di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang terus berkembang.
Mengusung tema “Bersinergi, Berkolaborasi dan Berkontribusi untuk Indonesia”, Muswil YAKORMA Kalbar 2026 diproyeksikan bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan periode 2026–2031. Forum tertinggi organisasi tingkat provinsi itu juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan dan penguatan kualitas organisasi agar lebih profesional, solid, serta berdaya saing.
Pembina YAKORMA Kalbar, H. Irsan, menegaskan Muswil harus menjadi titik balik organisasi untuk menjawab tantangan zaman, termasuk derasnya arus disinformasi di tengah masyarakat.
“Muswil 2026 ini bukan hanya soal memilih pemimpin baru. Ini adalah komitmen bersama membawa YAKORMA naik kelas. Kita harus hadir sebagai organisasi yang mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, YAKORMA Kalbar harus tampil di garda terdepan dalam pengembangan ekonomi masyarakat, penguatan UMKM, koperasi, pendidikan, sosial kemanusiaan, hingga kegiatan keagamaan.
Ia juga menekankan bahwa panitia yang telah dibentuk memikul tanggung jawab besar untuk melahirkan gagasan-gagasan visioner demi menjaga marwah organisasi tetap profesional dan dipercaya masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Muswil YAKORMA Kalbar 2026, Khairil Anwar, menyebut soliditas pengurus wilayah dan cabang menjadi modal utama dalam menyukseskan agenda besar tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh pengurus kompak hadir menyatukan visi organisasi. Setelah ditunjuk, kami langsung bergerak menyusun linimasa kerja agar Muswil 2026 berjalan akuntabel, inklusif, dan mampu merangkul seluruh aspirasi pengurus YAKORMA di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Selain membahas persiapan Muswil, forum silaturahmi tersebut juga diisi diskusi strategis terkait tantangan ekonomi ke depan dan penguatan peran organisasi di tengah masyarakat.
Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda dimulainya konsolidasi besar YAKORMA Kalbar menuju Muswil 2026.(*)
Editor : Arfa

















Komentar