EJABERITA.CO | BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) resmi mengajukan Ritual Hong Bahhong sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelestarian tradisi leluhur khas Madura agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman.
Ritual Hong Bahhong merupakan tradisi sakral yang hanya dapat ditemukan di empat desa di Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan. Tradisi tersebut diwariskan secara turun-temurun dan hingga kini masih dijaga oleh masyarakat setempat.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangkalan, Hendra Gemma Dominant, mengatakan ritual Hong Bahhong memiliki nilai budaya dan keunikan yang tidak dimiliki daerah lain sehingga layak diusulkan menjadi WBTB nasional.
“Yang membedakan Hong Bahhong dengan tradisi lainnya, ritual ini hanya bisa dilaksanakan di empat desa di Kecamatan Geger dan harus dilakukan oleh keturunannya sendiri,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, ritual Hong Bahhong merupakan bentuk permohonan keselamatan, kesejahteraan, serta ketentraman masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Prosesi ritual biasanya dipimpin oleh Buju’ Massa atau keturunan ketujuh yang dipercaya menjaga tradisi tersebut.
Dalam pelaksanaannya, ritual disertai doa-doa, sesaji, hingga tarian tradisional yang masing-masing memiliki makna filosofis dan spiritual bagi masyarakat setempat.
Hendra menyebutkan, ritual Hong Bahhong hanya dapat dilaksanakan di empat desa, yakni Desa Lembung, Katol Barat, Dhabung, dan Banyonneng Laok.
Menurutnya, Pemkab Bangkalan berkomitmen menjaga keaslian ritual tersebut dengan melibatkan budayawan, tokoh masyarakat, serta keturunan Buju’ Massa agar nilai-nilai budaya yang terkandung tetap terjaga.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan mulai dari pendataan awal, dokumentasi hingga publikasi ritual Hong Bahhong dengan harapan tradisi ini dapat diakui secara nasional sebagai Warisan Budaya Tak Benda,” pungkasnya.(*)
Editor : Arfa

















Komentar