EJABERITA.CO | SAMPANG – Pemerintah Kabupaten Sampang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Salat Iduladha 1447 Hijriah di depan Pendopo Trunojoyo Sampang, Jumat (27/5/2026). Momentum Hari Raya Iduladha tersebut dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi melalui ibadah kurban.
Salat Iduladha berlangsung khidmat dan diikuti ratusan masyarakat serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Sampang. Dalam khutbahnya, Kyai Sayuti menekankan pentingnya menjaga ketakwaan, persaudaraan, dan kebersamaan umat Islam.
Ia mengingatkan bahwa seluruh manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT tanpa membedakan suku, usia, jabatan, maupun kekayaan.
“Inna akramakum indallahi attawakum, sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa,” ujar Kyai Sayuti saat menyampaikan khutbah Iduladha.
Mengutip Surah Maryam ayat 56, Kyai Sayuti menjelaskan bahwa orang-orang bertakwa akan dimuliakan sebagai tamu Allah SWT pada Hari Kiamat. Karena itu, suasana persatuan dan kebersamaan yang tercipta saat Salat Iduladha diharapkan terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan bahwa Hari Raya Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Menurutnya, nilai keikhlasan dan kepedulian yang terkandung dalam ibadah kurban harus terus ditanamkan demi menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
“Iduladha mengajarkan keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan. Mari kita jaga persatuan serta meningkatkan semangat berbagi kepada sesama melalui ibadah kurban,” kata Slamet Junaidi.
Selain itu, Kyai Sayuti juga menjelaskan tentang keutamaan ibadah kurban yang menjadi salah satu amalan utama pada Hari Raya Iduladha. Hewan yang dapat dijadikan kurban di antaranya kambing, sapi, kerbau, dan unta.
Ia menyebut sebagian ulama mazhab Hanafi berpendapat bahwa ibadah kurban hukumnya wajib bagi umat Islam yang mampu secara ekonomi.
Menurutnya, ibadah kurban bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.(*)
Editor : Arfa

















Komentar