Sempat Ditolak Kades, BULOG Madura Akhirnya Tarik dan Ganti Beras Bantuan di Tanah Merah

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Perum BULOG Cabang Madura melakukan pengecekan di Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, menyusul adanya keluhan terkait kualitas beras bantuan pangan. BULOG memastikan seluruh beras yang dikeluhkan telah ditarik dan diganti dengan beras baru yang memenuhi standar.

Tim Perum BULOG Cabang Madura melakukan pengecekan di Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, menyusul adanya keluhan terkait kualitas beras bantuan pangan. BULOG memastikan seluruh beras yang dikeluhkan telah ditarik dan diganti dengan beras baru yang memenuhi standar.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Perum BULOG Kantor Cabang Madura mengambil langkah cepat menyikapi keluhan terkait kualitas Beras Bantuan Pangan (Banpang) yang sempat menuai penolakan dari sejumlah kepala desa di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. Beras yang dinilai kurang memenuhi standar tersebut kini telah ditarik dan diganti dengan beras baru yang layak konsumsi.

Penolakan tersebut muncul setelah beras bantuan tiba di lokasi pendistribusian dan ditemukan kondisi fisik yang dianggap kurang optimal. Sejumlah kepala desa kemudian menyampaikan keberatan dan meminta adanya evaluasi terhadap kualitas beras yang akan disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.

Menanggapi laporan tersebut, Perum BULOG Cabang Madura langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan pengecekan sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait.

Pemimpin Perum BULOG Cabang Madura, Ahmad Rofi’i, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin masyarakat menerima bantuan pangan yang kualitasnya diragukan. Karena itu, begitu menerima laporan dari lapangan, BULOG segera melakukan penarikan dan penggantian beras.

“Kami sangat mengapresiasi fungsi kontrol dan masukan dari kepala desa serta tokoh masyarakat di Tanah Merah. Bagi kami, kepuasan dan kelayakan konsumsi masyarakat adalah prioritas utama. Begitu ada laporan, tim kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan penarikan dan segera mendistribusikan beras pengganti,” ujar Ahmad Rofi’i.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab BULOG dalam menjaga mutu bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat. Ia juga menilai pengawasan yang dilakukan pemerintah desa menjadi bagian penting untuk memastikan kualitas bantuan tetap terjaga.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik, BULOG memastikan seluruh beras yang menjadi keluhan masyarakat telah ditarik dari lokasi distribusi dan diganti dengan beras berkualitas baik yang berasal dari gudang BULOG.

Selain melakukan penggantian, BULOG Madura juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP2KP), pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa guna memastikan proses penyaluran bantuan pangan berikutnya berjalan lancar dan sesuai standar.

Langkah cepat yang dilakukan BULOG mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai menunjukkan keseriusan dalam menjaga kualitas bantuan pangan sekaligus merespons aspirasi masyarakat secara langsung.

Dengan penggantian tersebut, masyarakat di Kecamatan Tanah Merah diharapkan dapat menerima bantuan pangan yang aman, layak konsumsi, dan sesuai dengan standar kualitas beras medium yang telah ditetapkan pemerintah.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo
Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari
Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu
Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates
GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis
DPD Tani Merdeka Sampang Ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Dorong Sinergi Petani dan BGN
Mahasiswa POLTERA Borong Empat Gelar di Kompetisi Las Nasional
Tiga Hari Hilang di Laut, Nelayan Sampang Ditemukan Meninggal Mengapung di Pantai Paniniran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:55 WIB

PT Garam Persero Camplong Sampang Berikan Klarifikasi Atas Aksi Demo

Senin, 27 Juli 2026 - 13:51 WIB

Pelabuhan Kamal Mati Suri, Warga Keluhkan Diduga Jadi Lokasi Pacaran Malam Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu

Senin, 27 Juli 2026 - 09:03 WIB

Jalan Rusak hingga Air Bersih Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses H. Mohammad Nasih Aschal di Banyuates

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:34 WIB

GMPK Sampang Dukung Sudaryono Pimpin BGN, Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru