EJABERITA.CO | BANGKALAN – Seorang mahasiswa asal Surabaya menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di wilayah Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (13/6/2026) dini hari.
Korban berinisial MR (22), warga Kelurahan Ngagel, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka-luka, tubuhnya berlumuran lumpur, dan sempat tak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Peristiwa itu pertama kali diketahui warga yang kemudian melaporkannya ke layanan darurat Call Center 110 Polri. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Saat tiba di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi tergeletak dan tidak sadarkan diri di pinggir Jalan Raya Besel, Kecamatan Burneh. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Kami menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110 terkait adanya seorang pemuda yang diduga menjadi korban pengeroyokan,” ujar Agung.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebelum kejadian korban diketahui sedang berkumpul bersama sejumlah temannya. Saat itu diduga terjadi saling ejek dengan kelompok pemuda lain yang kemudian berlanjut hingga memicu aksi kekerasan.
“Dugaan sementara, peristiwa ini dipicu adanya saling ejek antara dua kelompok. Salah satu pihak tidak terima sehingga terjadi pengeroyokan,” jelasnya.
Ketika petugas tiba di lokasi, para terduga pelaku sudah meninggalkan tempat kejadian. Polisi hanya menemukan korban dalam kondisi terluka dan langsung membawanya ke rumah sakit.
Saat ini, kasus tersebut telah ditangani Satreskrim Polres Bangkalan. Penyidik masih melakukan pendalaman, termasuk meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi guna mengungkap motif serta mengidentifikasi para pelaku.
Anggota Polres Bangkalan bersama rekan korban berada di ruang perawatan rumah sakit setelah mengevakuasi MR (22), korban pengeroyokan yang ditemukan dalam kondisi terluka dan tak sadarkan diri di pinggir Jalan Raya Besel, Kecamatan Burneh. Polisi saat ini masih memburu para pelaku dan menyelidiki motif kejadian. (Foto: Istimewa/EJABERITA.CO)
“Korban saat ini sudah sadar dan masih menjalani perawatan medis. Sementara untuk motif pasti maupun identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan,” pungkas Agung. (*)

Anggota Polres Bangkalan bersama rekan korban berada di ruang perawatan rumah sakit setelah mengevakuasi MR (22), korban pengeroyokan yang ditemukan dalam kondisi terluka dan tak sadarkan diri di pinggir Jalan Raya Besel, Kecamatan Burneh. Polisi saat ini masih memburu para pelaku dan menyelidiki motif kejadian. (Foto: Istimewa/EJABERITA.CO)













Komentar