Forkot Desak Satgas MBG Tutup SPPG Pangorayan, Soroti Dugaan Masalah Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum Kota (Forkot) Pamekasan, Samsul Arifin, menyampaikan desakan kepada Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) agar segera merekomendasikan penutupan SPPG Pangorayan menyusul polemik menu kebab dan dugaan persoalan pengelolaan limbah cair.

EJABERITA.CO | PAMEKASAN – Forum Kota (Forkot) Pamekasan mendesak Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pamekasan yang dipimpin Sukriyanto segera mengeluarkan rekomendasi penutupan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangorayan. Desakan tersebut muncul menyusul sejumlah persoalan yang dinilai mencederai pelaksanaan program MBG.

Ketua Forkot, Samsul Arifin, mengatakan SPPG Pangorayan menjadi sorotan publik setelah menyajikan menu kebab yang sempat menuai penolakan dari pihak MI Miftahul Ihsan. Selain itu, dapur MBG tersebut juga diduga memiliki persoalan dalam pengelolaan limbah cair.
“Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) memang sudah terpasang. Namun, untuk memastikan apakah pengelolaannya sudah memenuhi standar atau belum, harus dibuktikan melalui hasil uji laboratorium,” ujar Samsul, Jumat (26/6/2026).

Aktivis yang akrab disapa Gerad itu menjelaskan, limbah cair dari dapur MBG Pangorayan diketahui dialirkan ke saluran irigasi. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mencemari lingkungan apabila limbah yang dibuang tidak memenuhi baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan.
“Persoalan di SPPG Pangorayan bahkan lebih serius dibandingkan kasus menu marinasi di SPPG Buddagan. Sebab, persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan kualitas makanan, tetapi juga menyangkut aspek pembangunan serta pengelolaan lingkungan,” tegasnya.

Forkot menilai berbagai persoalan yang mencuat sudah cukup menjadi dasar bagi Satgas MBG Pamekasan untuk mengambil langkah tegas.
“Kami mendesak Satgas MBG Pamekasan segera menerbitkan rekomendasi penutupan SPPG Pangorayan demi menjamin keamanan pangan, menjaga kualitas lingkungan, serta memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya.

Penulis : Imamudin

Editor : Mam

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi
Forum Kota (Forkot) Pamekasan mendesak Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengambil langkah tegas terhadap SPPG Pangorayan. Desakan tersebut muncul setelah mencuat polemik menu kebab yang ditolak salah satu sekolah serta dugaan persoalan pengelolaan limbah cair yang dinilai berpotensi mencemari lingkungan. Forkot menilai evaluasi menyeluruh perlu dilakukan untuk menjaga keamanan pangan, kualitas lingkungan, dan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru