PLN Peduli Bangun Drainase 200 Meter, Warga Kampung Kecobik Tak Lagi Waswas Saat Hujan

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gapura Kampung Kecobik, Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Melalui program PLN Peduli, saluran drainase sepanjang lebih dari 200 meter berhasil dibangun untuk mengatasi genangan air dan banjir yang selama ini dikeluhkan warga.

Gapura Kampung Kecobik, Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Melalui program PLN Peduli, saluran drainase sepanjang lebih dari 200 meter berhasil dibangun untuk mengatasi genangan air dan banjir yang selama ini dikeluhkan warga.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Harapan puluhan warga Kampung Kecobik, Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan untuk terbebas dari ancaman genangan air dan banjir akhirnya mulai terwujud. Melalui program PLN Peduli, saluran drainase sepanjang lebih dari 200 meter berhasil dibangun untuk menghubungkan saluran lingkungan warga dengan drainase primer di jalur nasional Bangkalan–Sumenep.

Pembangunan yang dilaksanakan selama Juni hingga Juli 2026 itu menjadi jawaban atas persoalan yang selama bertahun-tahun menghantui sekitar 80 kepala keluarga (KK) di kawasan tersebut. Saat musim hujan tiba, genangan air kerap memenuhi jalan lingkungan dan permukiman warga akibat saluran pembuangan yang belum tersambung secara optimal.

Pemuda Desa Burneh, Mohammad Masykur, menjelaskan bahwa sebelumnya saluran drainase sekunder di lingkungan warga sebenarnya telah dibangun menggunakan anggaran dana desa. Namun keterbatasan anggaran membuat penyambungan menuju saluran primer belum dapat direalisasikan.

“Saluran sekunder sudah ada, tetapi belum tersambung ke saluran utama yang berada di pinggir jalan nasional. Akibatnya saat hujan deras air sering menggenang karena aliran tidak lancar,” ujarnya.

Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi warga yang berada di sekitar akses utama Bangkalan–Sumenep.

Melihat kebutuhan tersebut, PLN melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau PLN Peduli memberikan bantuan pembangunan drainase. Keberadaan Gardu Induk PLN yang berada tidak jauh dari lokasi juga menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar wilayah operasionalnya.

Perangkat Desa Burneh, M. Napik, mengapresiasi dukungan PLN yang dinilai mampu memberikan solusi nyata bagi persoalan yang selama ini menjadi keluhan warga.

“Alhamdulillah, melalui program PLN Peduli kami bisa membangun lebih dari 200 meter saluran drainase. Sekarang saluran dari rumah-rumah warga sudah terhubung langsung ke drainase primer. Kami optimistis genangan dan banjir tidak akan lagi menjadi masalah saat musim hujan,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi antara PLN, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi bukti bahwa sinergi yang baik mampu menghadirkan manfaat langsung bagi warga. Selain memperbaiki kualitas lingkungan, pembangunan drainase tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

Kini, warga Kampung Kecobik menyambut musim hujan dengan lebih tenang. Saluran drainase yang telah tersambung dengan baik diyakini mampu mempercepat aliran air dan mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat setempat.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru