EJABERITA.CO | BANGKALAN – Harapan puluhan warga Kampung Kecobik, Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan untuk terbebas dari ancaman genangan air dan banjir akhirnya mulai terwujud. Melalui program PLN Peduli, saluran drainase sepanjang lebih dari 200 meter berhasil dibangun untuk menghubungkan saluran lingkungan warga dengan drainase primer di jalur nasional Bangkalan–Sumenep.
Pembangunan yang dilaksanakan selama Juni hingga Juli 2026 itu menjadi jawaban atas persoalan yang selama bertahun-tahun menghantui sekitar 80 kepala keluarga (KK) di kawasan tersebut. Saat musim hujan tiba, genangan air kerap memenuhi jalan lingkungan dan permukiman warga akibat saluran pembuangan yang belum tersambung secara optimal.
Pemuda Desa Burneh, Mohammad Masykur, menjelaskan bahwa sebelumnya saluran drainase sekunder di lingkungan warga sebenarnya telah dibangun menggunakan anggaran dana desa. Namun keterbatasan anggaran membuat penyambungan menuju saluran primer belum dapat direalisasikan.
“Saluran sekunder sudah ada, tetapi belum tersambung ke saluran utama yang berada di pinggir jalan nasional. Akibatnya saat hujan deras air sering menggenang karena aliran tidak lancar,” ujarnya.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi warga yang berada di sekitar akses utama Bangkalan–Sumenep.
Melihat kebutuhan tersebut, PLN melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau PLN Peduli memberikan bantuan pembangunan drainase. Keberadaan Gardu Induk PLN yang berada tidak jauh dari lokasi juga menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar wilayah operasionalnya.
Perangkat Desa Burneh, M. Napik, mengapresiasi dukungan PLN yang dinilai mampu memberikan solusi nyata bagi persoalan yang selama ini menjadi keluhan warga.
“Alhamdulillah, melalui program PLN Peduli kami bisa membangun lebih dari 200 meter saluran drainase. Sekarang saluran dari rumah-rumah warga sudah terhubung langsung ke drainase primer. Kami optimistis genangan dan banjir tidak akan lagi menjadi masalah saat musim hujan,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi antara PLN, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi bukti bahwa sinergi yang baik mampu menghadirkan manfaat langsung bagi warga. Selain memperbaiki kualitas lingkungan, pembangunan drainase tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
Kini, warga Kampung Kecobik menyambut musim hujan dengan lebih tenang. Saluran drainase yang telah tersambung dengan baik diyakini mampu mempercepat aliran air dan mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat setempat.(*)
Editor : Arfa













Komentar