Anak Jalanan di Lampu Merah Petapaan Dinilai Meresahkan, H. Mohammad Nasih Aschal Dorong Penanganan Terpadu

Senin, 27 Juli 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai NasDem, H. Mohammad Nasih Aschal, M.Pd., menyampaikan paparan saat kegiatan reses di Aula Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan, Senin (27/7/2026). Dalam pertemuan yang dihadiri ratusan Muslimat NU se-Kabupaten Bangkalan itu, persoalan anak jalanan di kawasan lampu merah Petapaan, Kecamatan Tragah, menjadi salah satu aspirasi yang mendapat perhatian.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai NasDem, H. Mohammad Nasih Aschal, M.Pd., menyampaikan paparan saat kegiatan reses di Aula Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan, Senin (27/7/2026). Dalam pertemuan yang dihadiri ratusan Muslimat NU se-Kabupaten Bangkalan itu, persoalan anak jalanan di kawasan lampu merah Petapaan, Kecamatan Tragah, menjadi salah satu aspirasi yang mendapat perhatian.

EJABERITA.CO | Bangkalan – Maraknya anak jalanan di bawah umur yang mengemis di kawasan lampu merah Petapaan, Desa Alang-Alang, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, menjadi perhatian masyarakat. Persoalan tersebut disampaikan oleh perwakilan Muslimat NU kepada Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai NasDem, H. Mohammad Nasih Aschal.

Keluhan itu mengemuka saat kegiatan reses H. Mohammad Nasih Aschal yang digelar di Aula Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan, Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan anggota Muslimat NU dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bangkalan yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai aspirasi.

Selain usulan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah, persoalan sosial juga menjadi perhatian peserta. Salah satunya disampaikan oleh perwakilan Muslimat NU Kecamatan Tragah, Nur Azizah.

Ia mengungkapkan, banyak anak-anak di bawah umur yang mengemis atau meminta-minta di kawasan lampu merah Petapaan. Menurutnya, kondisi tersebut meresahkan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Bahkan, di lokasi itu disebut telah berdiri sebuah tenda yang diduga digunakan sebagai tempat berkumpul.

“Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata karena kondisi ini sudah cukup lama terjadi dan membuat masyarakat merasa tidak nyaman,” ujar Nur Azizah.

Menanggapi aspirasi tersebut, H. Mohammad Nasih Aschal yang akrab disapa Ra Nasih mengatakan persoalan anak jalanan merupakan masalah sosial yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.

Menurutnya, upaya pengamanan dan penertiban sebenarnya sudah pernah dilakukan oleh Dinas Sosial. Namun, penanganan tidak cukup hanya melalui penertiban, melainkan harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

“Masalah sosial yang terjadi di kawasan Petapaan ini memang sudah pernah dilakukan pengamanan dan penertiban oleh Dinas Sosial. Saya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur agar dapat bersinergi dengan pemerintah kabupaten dalam menangani anak-anak jalanan yang meresahkan masyarakat,” tegas Ra Nasih.

Politisi Partai NasDem itu menambahkan, seluruh aspirasi yang diterimanya dalam kegiatan reses akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Provinsi Jawa Timur sesuai kewenangannya. Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dapat menghadirkan solusi, baik terhadap persoalan infrastruktur maupun berbagai persoalan sosial yang menjadi keluhan masyarakat.

Selain persoalan anak jalanan, peserta reses juga menyampaikan berbagai usulan terkait pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bangkalan. Aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD Provinsi Jawa Timur agar dapat direalisasikan sesuai skala prioritas dan kewenangan pemerintah.(*)

Editor : Arfa

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan
Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkalan Ucapkan Selamat Hari Santri 2026: Santri Berdaya, Indonesia Jaya
Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan
IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan
KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep
Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep
Atasi Kekeringan di Sampang, DEM Madura Pasok Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tlambah
Soal Tambang Ilegal, PMII Pamekasan Minta Pemkab Tak Lempar Tanggung Jawab ke Polisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ahmad Mahfudz Dorong Santri Jadi Pelopor Perubahan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Tiga Sungai di Bangkalan Dibersihkan Menjelang Musim Hujan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:41 WIB

IWAPI Bangkalan Salurkan 15 Ribu Liter Air Bersih, Bantuan Berlanjut Pekan Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:18 WIB

KEI Dorong Produktivitas Petani di Pulau Sapeken Sumenep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Dari Wakil Bendahara PKB, Feri Hartanto Mulai Masuk Peta Politik Sumenep

Berita Terbaru