Bandung Terancam Krisis Sampah, 200 Ton Menumpuk Per Hari

Rabu, 7 Januari 2026 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa

Istimewa

BANDUNG | Kota Bandung menghadapi ancaman krisis sampah setelah kuota pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti dikurangi. Mulai pertengahan Januari 2026, sekitar 200 ton sampah per hari berpotensi menumpuk, menyusul keterbatasan kapasitas dan gangguan teknis di TPA.

Selama ini, Kota Bandung mendapat relaksasi kuota 1.200 ton per hari, hasil lobi dengan pemerintah provinsi. Namun, kebijakan itu kini dikembalikan ke angka normal, 980 ton per hari, setelah kerusakan alat di TPA. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Darto, mengatakan, “Sekarang kembali ke angka normal karena ada kerusakan alat di sana.”

Sementara itu, volume sampah harian Kota Bandung mencapai 1.500 ton, sedangkan kemampuan pengolahan mandiri baru sekitar 300 ton. Artinya, ada 200 ton sampah yang belum dapat diolah maupun dibuang ke TPA.

Pemkot Bandung menyiapkan skema darurat untuk mengatasi selisih sampah ini. Darto mengatakan, sampah yang tidak terangkut akan dialihkan ke lokasi pengolahan resmi di luar kota, dengan kapasitas maksimal 200 ton per hari. “Yang jelas legal dan resmi,” ujarnya.

Skema darurat ini direncanakan berlangsung tiga bulan, sambil menyiapkan solusi jangka menengah dan panjang, termasuk menambah petugas Gaslah, membangun fasilitas pengolahan sampah sendiri, serta menambah peralatan pengolahan. Targetnya, pada 2026 Kota Bandung bisa mandiri dalam pengelolaan sampah.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI Pusat Tancap Gas: AD/ART Rampung, Website dan Podcast Resmi Segera Diluncurkan
Gus Yahya Siap Maju di Muktamar NU, Tegaskan Bukan Ambisi Pribadi
Cek Gudang BULOG Bangkalan, DPR RI Jamin Stok Pangan Madura Aman hingga 10 Bulan
Masjid Al Huda Diresmikan, Mendikdasmen Tekankan Peran Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat
104 Siswa Terpaksa Ngungsi, Mendikdasmen Janjikan Bangun Ulang SDN Kajuanak 4
Pemkab Sampang Terima Hibah Aset Migas, Siap Disulap Jadi Kawasan Edukasi Terpadu
OTT KPK: Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Ditangkap, Kasus Masih Dirahasiakan
Jadwal Haji 2026 Resmi Dimulai 21 April, Ini Rangkaian Lengkap hingga Kepulangan Jemaah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

PWI Pusat Tancap Gas: AD/ART Rampung, Website dan Podcast Resmi Segera Diluncurkan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:49 WIB

Gus Yahya Siap Maju di Muktamar NU, Tegaskan Bukan Ambisi Pribadi

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:34 WIB

Cek Gudang BULOG Bangkalan, DPR RI Jamin Stok Pangan Madura Aman hingga 10 Bulan

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:28 WIB

Masjid Al Huda Diresmikan, Mendikdasmen Tekankan Peran Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:17 WIB

104 Siswa Terpaksa Ngungsi, Mendikdasmen Janjikan Bangun Ulang SDN Kajuanak 4

Berita Terbaru