Dari Rumah ke Sekolah, Pendidikan Berkualitas Dimulai dari Kepedulian yang Nyata

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

EJABERITA.CO | Bangkalan – Di tengah peringatan Hari Pendidikan Nasional, ada satu hal yang kerap luput dari perhatian: pendidikan bukan hanya urusan sekolah, melainkan cermin dari kepedulian bersama yang dimulai dari rumah.

Bagi sebagian orang, pendidikan masih dipahami sebatas ruang kelas, buku pelajaran, dan angka-angka di rapor. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan justru sangat ditentukan oleh hal-hal sederhana—seberapa besar perhatian orang tua, seberapa kuat dukungan lingkungan, dan seberapa konsisten peran semua pihak dalam mendampingi anak.

Anggota DPRD Bangkalan, Moh. Syukur, melihat bahwa tantangan pendidikan hari ini bukan hanya soal fasilitas atau kurikulum, melainkan tentang membangun kesadaran bersama.

Menurutnya, banyak pihak masih menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan kepada sekolah. Padahal, tanpa keterlibatan keluarga, proses pendidikan menjadi timpang.

“Ada yang sering kita lupakan, bahwa pendidikan pertama itu bukan di sekolah, tapi di rumah. Dari situlah karakter anak dibentuk,” ujar pria yang berada di Fraksi NasDem itu. Selasa (02/05/2026).

Ia menilai, guru memang memiliki peran penting dalam mentransfer ilmu pengetahuan. Namun, nilai-nilai dasar seperti disiplin, tanggung jawab, dan etika justru lebih dulu tumbuh dari lingkungan keluarga.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan sistem pendidikan berjalan dengan baik. Mulai dari pemerataan akses, peningkatan kualitas tenaga pendidik, hingga menciptakan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan yang baik tidak akan berdampak maksimal jika tidak diiringi dengan partisipasi aktif masyarakat.

“Pendidikan itu tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada gerakan bersama. Kalau hanya satu pihak yang bergerak, hasilnya tidak akan maksimal,” tegasnya.

Dalam pandangannya, pendidikan berkualitas bukan sesuatu yang instan. Ia lahir dari proses panjang yang melibatkan kepedulian, konsistensi, dan kebersamaan.

Momentum Hari Pendidikan Nasional, menurutnya, seharusnya menjadi titik balik untuk memperbaiki cara pandang tersebut. Bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi ruang refleksi untuk bertanya: sudah sejauh mana kita benar-benar terlibat dalam pendidikan anak-anak kita?

Di Bangkalan, harapan itu masih terbuka lebar. Dengan potensi sumber daya manusia yang besar, serta semangat kebersamaan masyarakat, pendidikan yang lebih baik bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.

“Kita semua punya peran. Sekecil apa pun itu. Dan kalau semua bergerak, perubahan pasti terjadi,” pungkasnya.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paduan Suara MAN Bangkalan Semarakkan Hari Kemerdekaan dengan Lagu-Lagu Nasional
Di Hari Kemerdekaan, MAN Bangkalan Tekankan Teknologi dan Akhlak
PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan Berkurban di Kawasan Sumber Mata Air, Warga Apresiasi Kepedulian Sosial
Gelaran Event di Hotel Bintang Kini Lebih Murah, Myze Sumenep Buka Paket Rp20 Jutaan
Dari Ruang Kelas ke Kursi Legislatif: Jejak Pendidikan Reza Teguh Wibowo di Momen Hardiknas
Hardiknas: Muhammad Salim Tekankan Peran Keluarga sebagai Pondasi Pendidikan Karakter
Ahmad Mahfudz AQ Ucapkan Harlah ke-66 PMII, Tegaskan Kader Harus Jadi Motor Perubahan
Pesan Menyentuh H. Mohammad Nasih Aschal di Idul Fitri: Saatnya Perkuat Persaudaraan dan Kepedulian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Paduan Suara MAN Bangkalan Semarakkan Hari Kemerdekaan dengan Lagu-Lagu Nasional

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Di Hari Kemerdekaan, MAN Bangkalan Tekankan Teknologi dan Akhlak

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:49 WIB

PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan Berkurban di Kawasan Sumber Mata Air, Warga Apresiasi Kepedulian Sosial

Senin, 4 Mei 2026 - 13:34 WIB

Gelaran Event di Hotel Bintang Kini Lebih Murah, Myze Sumenep Buka Paket Rp20 Jutaan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:48 WIB

Dari Ruang Kelas ke Kursi Legislatif: Jejak Pendidikan Reza Teguh Wibowo di Momen Hardiknas

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB