Proyek Rp1,1 Miliar KDMP Bangkalan Jadi Sorotan Usai Aktivis Diintimidasi

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Proyek pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tegar Priyah, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, senilai Rp1,1 miliar, menjadi sorotan publik setelah seorang aktivis antikorupsi mengaku diintimidasi saat melakukan pemantauan proyek, Jumat (30/1).
Hasan, aktivis yang turun langsung ke lokasi proyek bersama rekannya, mengatakan mereka meninjau pembangunan KDMP menyusul laporan masyarakat terkait dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kami turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran laporan warga soal pembangunan KDMP yang diduga dikerjakan asal-asalan,” ujar Hasan, Rabu (4/1/2026).
Hasil pengecekan awal menunjukkan adanya indikasi pekerjaan yang tidak sesuai standar teknis yang ditetapkan PT Agrinas Pangan Nusantara selaku pelaksana proyek. Namun, ketika hendak mendokumentasikan temuan, Hasan mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari oknum aparat yang mengamankan lokasi.
“Saya dilarang mengambil gambar dan video. Bahkan ada ucapan bernada ancaman yang membuat kami merasa tidak aman,” kata Hasan. Karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Hasan dan rekannya memutuskan meninggalkan lokasi proyek.
Hasan menegaskan bahwa proyek yang menggunakan anggaran negara wajib transparan dan dapat diawasi publik. Ia meminta institusi terkait, khususnya Kodim Bangkalan, agar tidak alergi terhadap kritik dan pengawasan masyarakat.
“Pengawasan publik adalah bagian dari kontrol demokrasi. Harapannya, institusi terkait bisa melakukan evaluasi internal, bukan membiarkan intimidasi terhadap masyarakat yang bersuara,” tegas Hasan.
Sementara itu, Serma Supardianto, anggota Koramil Geger, menyampaikan bahwa dirinya belum memiliki informasi lengkap terkait proyek KDMP. Ia mengaku belum banyak mendalami persoalan di lapangan dan menyarankan agar klarifikasi lebih lanjut dilakukan melalui Pasi Intel Kodim Bangkalan.
“Apabila terdapat hal-hal yang perlu diklarifikasi terkait kegiatan di lapangan, komunikasi dapat dilakukan melalui Pasi Intel Kodim setempat agar penjelasan dapat diperoleh secara lebih komprehensif,” jelasnya.
Berdasarkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang beredar di masyarakat, pembangunan KDMP dikerjakan PT Agrinas Pangan Nusantara dengan nilai Rp1.099.615.763. Anggaran proyek mencakup pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal, dan elektrikal.
Rincian anggaran utama:
- Struktur: pondasi Rp192 juta, bangunan Rp137 juta, rangka atap Rp11 juta
- Arsitektur: penutup atap Rp204 juta, pasangan Rp141 juta, fasad Rp97 juta, kusen Rp81 juta, penutup lantai & dinding Rp54 juta, infrastruktur Rp57 juta, finishing cat Rp28 juta, langit-langit Rp16 juta, sanitair Rp4 juta
- Mekanikal: instalasi air bersih Rp7 juta, air kotor & bekas Rp12 juta, pipa air hujan Rp12 juta
- Elektrikal: distribusi daya Rp4 juta, instalasi penerangan Rp23 juta, proteksi petir Rp11 juta
Peristiwa ini menyoroti pentingnya transparansi dan pengawasan publik terhadap proyek yang menggunakan dana negara, sekaligus menimbulkan pertanyaan terkait perlakuan aparat terhadap pengawasan masyarakat.(*)





