Mentan Amran Gerak Cepat Usai Harga Beras di Aceh Dikabarkan Tembus Rp500 Ribu

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Mentan Andi Amran Sulaiman saat memberi keterangan soal stabilisasi harga beras.”

“Mentan Andi Amran Sulaiman saat memberi keterangan soal stabilisasi harga beras.”

JAKARTA | ejaberita.co – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turun tangan cepat setelah menerima laporan harga beras di Kabupaten Aceh Tengah yang disebut menembus Rp500 ribu per 15 kilogram. Meski meragukan kebenaran harga tersebut, Amran memerintahkan pengiriman pasokan beras untuk meredam gejolak di lapangan.

“(Nanti) aku telepon, langsung kirim beras ke sana. Tapi menurut saya tidak mungkin sebesar itu. Tapi kami pasok karena ada beras di lokasi,” kata Amran dalam konferensi pers di Kementerian Pertanian, Selasa, 2 Desember 2025.

Amran menyebut penyaluran beras dilakukan melalui cadangan khusus bencana. Karena situasi darurat, distribusi dipercepat tanpa menunggu kelengkapan administrasi.

“Ini cadangan untuk bencana. Ada yang minta 100 ton, 50 ton, kami langsung keluarkan sekarang. Kami telepon, suratnya menyusul. Kenapa? Ini darurat,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah telah berkoordinasi dengan Mendagri Tito Karnavian, Menko PMK Pratikno, BNPB, Perum Bulog, hingga pemerintah daerah untuk menjamin ketersediaan pangan di wilayah terdampak banjir.

Dalam kesempatan yang sama, Amran memaparkan total bantuan yang dihimpun Kementan bersama mitra strategis dan pegawai untuk korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Total bantuan mencapai Rp73,57 miliar, terdiri dari barang senilai Rp21,44 miliar dan dana Rp52,12 miliar.

Bantuan barang mencakup minyak goreng, beras, obat-obatan, gula, susu, air mineral, biskuit, mi instan, hingga kebutuhan domestik lainnya. Minyak goreng menjadi komponen terbesar mencapai lebih dari Rp9,3 miliar, disusul beras sekitar Rp1,3 miliar.

Amran menyebut bantuan mulai dikirim bertahap besok. Sebagian besar berasal dari donasi pegawai Kementan dan pelaku usaha pertanian. “Ada pegawai yang bahkan menyumbangkan sebagian gajinya,” katanya.

Sejak awal bencana, Kementan dan Bulog telah menyalurkan 40 ribu ton beras serta ribuan ton minyak goreng ke tiga provinsi terdampak lewat jalur reguler maupun non-reguler. “Beras tidak boleh kosong, beras kita banyak,” tegas Amran.

Ia menyebut komunikasi dengan kepala daerah berlangsung 24 jam. Permintaan dari Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar, misalnya, langsung ditindaklanjuti agar distribusi tidak terhambat.

Banjir dan longsor besar melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak akhir November. Lebih dari 443 ribu warga Aceh terdampak dan ratusan korban meninggal. Basarnas mencatat 447 korban meninggal dari tiga provinsi, sementara proses evakuasi dan pencarian masih berlangsung. Ribuan rumah, fasilitas umum, dan lahan pertanian rusak akibat bencana tersebut.

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tani Merdeka Indonesia Gelar Aksi Damai, Dukung Program Pemerintah Prabowo
Ratusan Warga Bangkalan Padati Pasar Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Diburu
Dikenal Disiplin dan Peduli Bawahan, Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Ruly Yunis Stiawati Tinggalkan Duka Mendalam
Sampang Jadi Pusat Perhatian Nasional, Prabowo Luncurkan Program Jalan Daerah Terbesar 2026
Pupuk Indonesia Sebut Bangkalan Jadi Pionir Pertanian Digital di Indonesia
Ribuan Pelajar dan Warga Bangkalan Antusias Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Penutupan Munas-Konbes NU
Bicara Apa Adanya di Penutupan Munas-Kombes NU, Prabowo Sebut Banyak Kekayaan Negara Menguap ke Luar Negeri
Jelang Kedatangan Presiden Prabowo, Gus Ipul Cek Langsung Kesiapan Penutupan Munas-Konbes NU

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Tani Merdeka Indonesia Gelar Aksi Damai, Dukung Program Pemerintah Prabowo

Senin, 6 Juli 2026 - 15:33 WIB

Ratusan Warga Bangkalan Padati Pasar Murah, Beras dan Minyak Goreng Ludes Diburu

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:08 WIB

Dikenal Disiplin dan Peduli Bawahan, Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan Ruly Yunis Stiawati Tinggalkan Duka Mendalam

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:42 WIB

Sampang Jadi Pusat Perhatian Nasional, Prabowo Luncurkan Program Jalan Daerah Terbesar 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:29 WIB

Pupuk Indonesia Sebut Bangkalan Jadi Pionir Pertanian Digital di Indonesia

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB