Daerah

Belajar di Tenda Darurat, SDN Tamberu 2 Diusulkan Miliki Gedung Baru

PAMEKASAN | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengusulkan pembangunan gedung sekolah baru untuk SD Negeri (SDN) Tamberu 2 kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Usulan ini muncul setelah mandeknya proses mediasi antara Pemkab Pamekasan dengan pihak yang diduga sebagai ahli waris lahan sekolah. Hingga kini, belum ditemukan titik temu, sehingga kegiatan belajar mengajar terdampak. Ratusan siswa terpaksa mengikuti pembelajaran di bawah tenda darurat.

Rencana pembangunan sekolah baru akan dilakukan di lahan alternatif milik Pemkab Pamekasan yang berlokasi dekat Kantor Kecamatan Batumarmar.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan pihaknya mengusulkan pembangunan gedung baru melalui program revitalisasi sekolah pada tahun anggaran 2026.

“Mudah-mudahan pemerintah pusat bisa mendukung penuh, sehingga kita bisa membangun gedung baru untuk SDN Tamberu 2,” ujar Kholilurrahman, Senin (15/12/2025).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Basri Yulianto, menyampaikan bahwa pengusulan pembangunan sekolah tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran minimal Rp2 miliar.

“Itu lahan dekat kantor camat milik Pemkab Pamekasan. Untuk luasnya, insyaallah cukup untuk pembangunan sekolah,” jelas Basri.

Basri berharap usulan ini dapat disetujui pemerintah pusat agar pembangunan bisa segera direalisasikan. Ia menambahkan, pengajuan ini juga akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan di Jakarta.

“Bukan hanya SDN Tamberu 2 Pamekasan yang diusulkan, tetapi kami juga menentukan skala prioritas,” tegas Basri.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *