Hiburan

Pesta Dangdut, UMKM Tumbang: Konser “Valen Time” Sisakan Luka di Bangkalan

EJABERITA.CO | Bangkalan – Gemerlap konser “Valen Time” bertajuk Dangdut Karapan Nada yang digelar Sabtu (14/02/2026) di Lapangan Stadion Kerapan Sapi Bangkalan justru menyisakan luka bagi pelaku UMKM lokal.

Alih-alih meraup keuntungan dari ribuan penonton, puluhan pedagang mengaku merugi akibat sepinya pembeli. Keluhan itu mencuat melalui video yang beredar di media sosial, memperlihatkan seorang pelaku UMKM menyampaikan kekecewaannya terhadap pengaturan jalur masuk oleh panitia.

“Kita rugi akibat sepinya pengunjung karena jalur VIP dan VVIP yang jumlahnya kurang lebih 1.200 orang masuk lewat pintu depan. Sedangkan stand kami ada di jalur tiket reguler yang hanya sekitar 400 orang,” keluh seorang perempuan pelaku UMKM.

Sebanyak 35 UMKM dilibatkan dalam konser yang dipresentasikan oleh Diyu Daksa Entertainment dengan tarif sewa stand sebesar Rp500 ribu per lapak. Namun, penempatan stand dinilai tidak strategis karena arus utama penonton justru melewati pintu VIP dan VVIP.

Para pedagang juga mengeluhkan minimnya promosi serta kondisi akses yang becek sehingga membuat pengunjung enggan melintas ke area stand.

“Kita blacklist ya, karena kami tidak mendapat promosi dari acara ini dan merasa tidak dianggap sehingga merugi,” lanjutnya.

Konser tersebut menghadirkan sejumlah artis dangdut jebolan KDI asal Bangkalan, seperti Ita KDI, Andi KDI, Dahlia KDI, Bayu KDI, Indri Monica, serta Lala Widy.

Di media sosial, netizen ramai-ramai meminta panitia bertanggung jawab.

“Panitia harus bertanggung jawab dengan sepinya pembeli.”

“Minimal kembalikan uang sewa stand UMKM.”

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara terkait tuntutan para pelaku UMKM tersebut.

Di balik dentuman musik dan sorak penonton, pedagang kecil justru pulang membawa kerugian—ironi di tengah pesta hiburan rakyat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *