Ibu dan Anak Ditemukan Tewas di Sungai Bangkalan, Diduga Bunuh Diri Akibat Depresi

Rabu, 1 April 2026 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad ibu dan anak yang ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Tunjung, Bangkalan, setelah dua hari pencarian.

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad ibu dan anak yang ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Tunjung, Bangkalan, setelah dua hari pencarian.

EJABERITA.CO | BANGKALAN – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad seorang ibu muda dan anaknya yang diduga nekat melompat ke sungai di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (1/4/2026) sore. Kejadian ini menjadi sorotan publik, mengingat ibu dan anak tewas di Bangkalan diduga bunuh diri akibat depresi.

Korban diketahui bernama Siti Ruqoyyah dan putranya, Ibrohim (8). Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari pencarian intensif.

Berita mengenai ibu dan anak tewas di Bangkalan ini menggugah banyak empati dari masyarakat.

Jasad Siti Ruqoyyah ditemukan lebih dulu dalam kondisi mengapung dan tersangkut di antara ranting bambu serta pohon akasia di pinggir sungai, sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet dan perahu polyethylene milik tim gabungan.

“Tim SAR mengevakuasi jasad korban menggunakan kantong jenazah menuju kamar mayat RSUD,” ujar Koordinator Pos SAR Sumenep, Nur Hadi.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan untuk proses identifikasi.

Tak lama berselang, tim kembali menemukan jasad sang anak, Ibrohim, dalam kondisi mengapung sekitar 500 meter dari lokasi penemuan ibunya, atau sekitar 1,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang.

“Korban Ibrohim ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi pertama. Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR resmi ditutup,” tambah Nur Hadi.

Suasana duka menyelimuti kamar jenazah saat pihak keluarga tiba. Ayah korban tampak tak kuasa menahan tangis melihat putra tunggalnya meninggal dunia secara tragis.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk BPBD dan Basarnas, yang dibagi dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Selama dua hari, petugas melakukan penyelaman di titik awal serta penyisiran darat dan aliran sungai hingga radius dua kilometer ke arah muara.

Peristiwa ini bermula saat nenek korban menemukan sandal milik cucunya di bantaran Sungai Tunjung, Kelurahan Tunjung, pada Selasa (31/3/2026). Sejak saat itu, ibu dan anak tersebut dilaporkan hilang.

Berdasarkan keterangan keluarga, Siti Ruqoyyah diduga mengalami depresi berat dan memiliki riwayat gangguan mental. Sebelumnya, korban juga disebut pernah mencoba mengakhiri hidupnya.

Tragedi ini pun menyisakan duka mendalam, setelah dugaan aksi bunuh diri tersebut turut menyeret nyawa sang anak.(*)

Follow WhatsApp Channel ejaberita.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2
Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu
KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun
Api Membesar di Tunjung Bangkalan, 5 Hektare Lahan Kering Hangus
SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung
Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81
Fraksi PAN Bongkar Banyak Aspirasi Reses Tak Masuk Program Pemkab Bangkalan
DLH Bangkalan Semarakkan HUT RI ke-81, Pasukan Kuning hingga ASN Berbaur dalam Lomba Agustusan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:51 WIB

Asah Talenta Pemuda Madura, Sahabat Willy Aditya Gelar Madura Fest Vol. 2

Rabu, 9 September 2026 - 14:57 WIB

Bawaslu Bangkalan Hadirkan Pembelajaran Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

KPU Bangkalan Temukan 168 Pemilih Berusia di Atas 100 Tahun

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:22 WIB

SPPG Gili Timur Bantah Isu Bau Tak Sedap, H. Subaidi: Silakan Cek Langsung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Forkopimcam Camplong Libatkan MBG Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru

Ketua Senat INSYA Bangkalan, KH. Muhammad Nasih Aschal atau Ra Nasih, memberikan sambutan sebelum laga final Insya Volley Cup 2026 antara PBV Sumenep dan PBV Handoko Jaya Bangkalan dimulai di Lapangan Voli INSYA Bangkalan.

Olahraga

Ra Nasih Ingin INSYA Volley Cup Melahirkan Atlet Nasional

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:32 WIB